Anjuran Nabi untuk Menghormati Pemimpin

0
1032

BincangSyariah.Com – Nabi Muhammad sangat menekankan kaumnya untuk memuliakan setiap makhluk terlebih jika itu adalah manusia, termasuk orang yang beriman, apalagi jika dia adalah orang yang dimuliakan di antara kaumnya. Demikianlah anjuran Nabi Muhammad saw., Sang Pembawa Kebenaran telah mengajarkan kepada kita semua, tentang memuliakan mahkluk-Nya Allah Swt.

Dalam kitab Hayat Ash-shahabah karya Syaikh Muhammad Yusuf Al Kandahlawi (w. 1965 M) dikisahkan bahwasanya Sayyidina Jarir bin Abdullah al Bajali r.a. hadir dalam majelisnya Rasulullah Muhammad saw. yang banyak dihadiri para sahabat – semoga Allah meridai kesemuanya –. Ketika itu Jarir bin Abdullah al Bajali berdiri di depan pintu masuk majelis, Ia melihat ke kanan dan kiri, tetapi ia tidak menemukan tempat untuknya duduk.

Setiap kali Rasulullah saw. mengadakan majelis ilmu, para Sahabat Nabi saw. sangat antusias untuk menghadirinya sehingga jika ada sahabat yang telat hadir ia tidak akan mendapatkan tempat untuknya duduk. Begitulah yang dialami Jarir bin Abdullah al Bajali, seorang pemimpin yang cerdas dan tampan, kala itu.

Ketika Rasulullah saw. melihat keadaan Jarir al Bajali yang dalam keadaan kebingungan mencari tempat duduk. Akhlak mulia Nabi saw. pun muncul. Beliau saw. mengambil sorbannya yang bersih lalu dilipatnya dan diberikannya kepada Jarir al Bajali, seraya berkata “Duduklah di atas (sorban) ini” Ketika Jarir al Bajali menerima sorban Nabi saw. ia tak kuasa menahan diri, dengan air mata yang bercucuran membasahi pipinya ia mencium sorban kekasihnya itu.

Setelah puas mencium sorban Nabi saw. kemudian sorban itu dikembalikan kepada Nabi Muhammad saw. seraya berkata “Duhai Rasulullah, semoga Allah memuliakan engkau sebagaimana engkau memuliakanku” Rasulullah Muhammad saw. bersabda, “Apabila orang mulia dari suatu kaum datang menemuimu maka perlakukanlah dengan hormat!

Baca Juga :  Nabi Muhammmad dan Nilai-nilai Kemanusian yang Diajarkannya

Sebagaimana disinggung di atas bahwa Jarir al Bajali adalah seorang pemimpin kaum maka sudah semestinya dia adalah orang yang dimuliakan di antara kaum yang dipimpinnya.  Demikianlah Nabi Muhammad saw menganjurkan kita agar senantiasa memuliakan dan menghormati pemimpin atau orang yang kita muliakan dalam masyarakat kita.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here