Alkindi; Musisi Ternama Abad Kejayaan Islam

2
276

BincangSyariah.Com – Sejarah mencatat Alkindi hidup sekitar tahun 185-265 H/801–873 M. Ia hidup di era kejayaan Islam baghdad saat kekhalifahan dikendalikan oleh Dinasti Abbasiyah.

Dalam literatur islam klasik, namanya lebih dikenal sebagai ahli kedokteran yang diangkat menjadi guru dan tabib kerajaan Khalifah, juga sebagai ilmuwan Islam yang ahli ilmu filsafat atau mungkin juga seorang ahli astronomi ternama.

Tak hanya sebagai hiburan, seni musik di era keemasan Islam berkembang begitu pesat. Pada masa itu Ilmuwan islam, Alkindi, telah menggunakan musik sebagai alternatif pengobatan, yang di era modern saat ini sering disebut sebagai terapi musik.

Memang kemasyhurannya dalam bidang kedokteran, astronomi, dan filsafat lebih tersohor dari pada perannya dalam bidang musik Islam. Namun perlu diketahui bahwa peran dan kontribusi Alkindi dalam bidang musik, merupakan akar tumbuhnya seni musik dalam Islam.

Syahdan, sebagai musisi Alkindi sangat piawai dalam memainkan kecapi. Ia tercatat sebagai orang pertama dalam Islam yang mampu membuat sebuah catatan tentang cara pembuatan alat musik kecapi dengan pengukuran yang sangat akurat.

Ia juga mencipatakan sendiri cord nada musik yang dimainkannya. Mungkin salah satu peninggalan al-kindi yang paling penting dalam ilmu music adalah ia adalah orang pertama yang menciptakan melodi musik menggunakan huruf alfabet. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Zakariya Yusuf, pentahqiq kitab Alkindi yang berjudul Risalah Fi al-Luhun wa al-Naghmi.

Dalam kitab tersebutlah, Alkindi menerangkan tentang komposisi kecapi, melodi dan acord, serta cara memainkan kecapi dengan sangat detail.

Tidak hanya sampai disana, berkat kepandaian dan kemampuan Alkindi dalam bidang kedokteran dan musik, ia pun mampu menemukan adanya nilai-nilai pengobatan pada musik lalu menggabungkannya.

R. Sound menyebutkan dalam tulisannya yang berjudul “The Arab Contribution to the Music of the Western World” bahwa sejak abad ke-9 M, Alkindi telah menjadikan musik sebagai alat terapi kesehatan. Saat itu, ia mencoba menyembuhkan seorang anak yang mengalami lumpuh total lewat terapi musik. “Ia adalah Filsuf Islam pertama yang menjadikan musik untuk terapi kesehatan,” katanya.

Baca Juga :  Meneladani Keteguhan Nabi Muhammad Saw.

Alkindi juga merupakan satu-satunya Ilmuwan yang menunjukkan dan menjelaskan, salah satunya  dalam bukunya Risalah Fi al-Luhun wa al-Naghmi, mengenai hubungan antara astronomi dan musik yang menurutnya dapat diketahui melalui hubungan antara senar kecapi dan sebab-sebab perbintangan.

“Inilah yang membedakan dia dari musisi lain pada masanya dan waktu berikutnya, seperti al-Farabi dan Ibnu Sina dan Saifuddin Al-armawi,” jelas Guettat Mahmoud dalam tulisannya yang berjudul “La Musique classique du Maghreb.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here