Alat Transportasi di Masa Nabi Muhammad

0
54

BincangSyariah.Com – Alat transportasi merupakan salah satu sarana yang amat dibutuhkan manusia, dulu hingga sekarang. Tentu pada masa Nabi Saw. juga terdapat alat transportasi. Lantas apa saja alat transportasi di masa Nabi Saw.?

Berikut ini alat transportasi yang digunakan pada masa Nabi Saw. :

Alat Transportasi di Masa Nabi Muhammad

Pertama, kuda.

Kuda merupakan salah satu kendaraan yang ada di masa Nabi Saw. Hal ini dikarenakan kuda adalah kendaraan utama dalam peperangan.

Imam Ibnu Hajar al-‘Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari (j.22 h.35) menyebutkan bahwa Nabi Saw. dalam perang Uhud memerintahkan Abdullah bin Zubair untuk menahan kuda milik pasukan kafir Quraisy supaya musuh tidak menyelinap ke pasukan muslim.

فِي رِوَايَةِ زُهَيْرٍ عَبْد اللهِ بنِ جُبَيْر وعِنْدَ بْنِ إِسْحَاق أَنَّهُ قَالَ لَهُمْ اِنْضَحُوا الْخَيْلَ عَنَّا باِلنَّبْلِ لَا يَأْتُوْناَ مِنْ خَلْفِنَا

Dalam riwayat Zuhair Abdullah bin Jubair dan Ibnu Ishaq bahwasanya Nabi Saw. pernah bersabda kepada mereka, ‘Tahanlah oleh kalian kuda perang itu menggunakan anak panah supaya mereka (kaum kafir) tidak menyelinap ke belakang (pasukan) kita.” (Ibnu Hajar al-‘Asqalani, Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, jus 22 hal 35)

Dari keterangan di atas, diketahui bahwa kuda merupakan salah satu alat trasnportasi di masa Nabi Saw.

Hewan Kesayangan Nabi Saw.

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa Nabi Saw. sangat menyukai kuda. Hal ini terdapat dalam kitab as-Sunan al-Kubra :

عَنْ أَنَسٍ قَالَ : لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ أَحَبُّ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ النِّسَاءِ مِنَ الْخَيْلِ

Dari sahabat Anas Ra. ia berkata, ‘Tidak ada sesuatu apapun yang lebih disukai oleh Rasulullah Saw. setelah para istri daripada kuda perang.” (Ahmad bin Syu’aib an-Nasa’i, as-Sunan al-Kubra, jus 4 hal 313)

Kuda  Milik Nabi Saw.

Dalam sebuah riwayat, Nabi Saw. memiliki beberapa ekor kuda, salah satu diantaranya adalah As-Sakab, seekor kuda betina yang pertama kali Nabi Saw. miliki. Kuda ini dibeli oleh nabi Saw. dari seseorang yang berkebangsaan Arab Bani Fazarah di Madinah dengan harga sepuluh Uqiyah. Kuda ini Nabi Saw. kendarai pertama kali pada perang Uhud. (Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, KH. Moenawar Chalil, hal 344)

Kedua, unta.

Unta merupakan hewan kedua yang menjadi alat transportasi pada masa Nabi Saw. Selain bisa digunakan untuk mengangkut barang, unta juga merupakan salah satu alat transportasi kala itu, layaknya mobil dan sepeda motor di masa sekarang. Salah satu bukti bahwa unta merupakan alat transportasi kala itu, bahwa Nabi Saw. pernah menunggangi unta Beliau saat melakukan haji wada’. Hal ini sebagaimana hadis dalam kitab Sunan at-Turmudzi :

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ : رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّتِهِ يَوْمَ عَرَفَةَ وَهُوَ عَلَى نَاقَتِهِ الْقُصْوَاء يَخْطُبُ

Dari Jabir bin Abdullah ia berkata, Aku melihat Rasulullah Saw. sedang berkhutbah pada hajinya di hari Arafah dimana Beliau menunggangi untanya yang bernama al-Qushwa’.  (Muhammad bin Isa at-Turmudzi, Sunan at-Turmudzi, jus 5 hal 662)

Unta-Unta Milik Nabi Saw.

Berikut ini unta-unta yang Nabi Saw. miliki, diantaranya :

  1. Al-Qushwa’, seekor unta pemberian hadiah dari Abu Bakar as-Shiddiq. Unta inilah yang Nabi Saw. tunggangi ketika hijrah dari Mekah ke Madinah.
  2. Al-Adhba’.
  3. Al-Jad’aa’.

Ketiga unta inilah yang sering Nabi Saw. tunggangi untuk perjalanan jauh. (Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, KH. Moenawar Chalil, hal 345)

Ketiga, baghal.

Baghal merupakan sejenis binatang keturunan kuda dan keledai (blasteran). Baghal ini tingginya lebih rendah dari kuda dan lebih tinggi dari keledai. Baghal juga merupakan salah satu alat transportasi di masa Nabi Saw. Hal ini terbukti dalam hadis :

عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ : أُهْدِيَتْ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم بَغْلَةٌ شَهْبَاءُ فَرَكِبَهَا ، وَأَخَذَ عُقْبَةُ يَقُودُهَا بِه

 “Dari Uqbah bin Amir ia berkata, ‘“Nabi Saw diberi hadiah seekor baghal berwarna kelabu, beliau lalu menungganginya sementara ‘Uqbah memegangi tali kendalinya.” (Ahmad bin Syu’aib an-Nasa’i, As-Sunan al-Kubra, jus 4 hal 438)

Dalam riwayat diketahui bahwa Nabi Saw. memiliki baghal yang bernama Duldul, seekor baghal putih bercampur kelabu hadiah dari Raja Muqauqis Mesir. Baghal inilah yang sering menemani Nabi Saw. jalan-jalan di kota Madinah dan juga biasa dibawa ke luar kota. (Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad, KH. Moenawar Chalil, hal 345-346)

Keempat, keledai.

Keledai merupakan salah  alat transportasi di masa Nabi Saw.  Salah satu bukti bahwa keledai merupakan salah satu alat transportasi di masa Nabi Saw. adalah hadis dalam kitab Shahih Muslim :

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَى حِمَارٍ يُقَالُ لَهُ عُفَيْرٌ

Dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, ‘Aku pernah membonceng Rasulullah Saw. saat menunggangi keledai yang diberi nama Ufair’.” (Muslim bin al-Hajjaj an-Naisaburi, Shahih Muslim, jus 1 hal 43)

Dalam hadis di atas, diketahui bahwa Sahabat Mu’adz bin Jabal membonceng Nabi Saw. menggunakan seekor keledai.

Kelima, Perahu.

Perahu merupakan alat transportasi laut di masa Nabi Saw. hal ini terbukti dengan hadis dalam kitab Shahih Muslim :

عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ قَيْسٍ قَالَتْ قَدِمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- تَمِيمٌ الدَّارِىُّ فَأَخْبَرَ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ رَكِبَ الْبَحْرَ فَتَاهَتْ بِهِ سَفِينَتُهُ فَسَقَطَ إِلَى جَزِيرَةٍ فَخَرَجَ إِلَيْهَا يَلْتَمِسُ الْمَاءَ فَلَقِىَ إِنْسَانًا يَجُرُّ شَعَرَهُ. وَاقْتَصَّ الْحَدِيثَ وَقَالَ فِيهِ ثُمَّ قَالَ أَمَا إِنَّهُ لَوْ قَدْ أُذِنَ لِى فِى الْخُرُوجِ قَدْ وَطِئْتُ الْبِلاَدَ كُلَّهَا غَيْرَ طَيْبَةَ. فَأَخْرَجَهُ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِلَى النَّاسِ فَحَدَّثَهُمْ قَالَ « هَذِهِ طَيْبَةُ وَذَاكَ الدَّجَّالُ ».

Dari Fatimah binti Qais ia berkata, ‘Tamim Ad-Dari pernah mendatangi Rasulullah Saw, lalu memberitahukan kepada Beliau bahwa ia naik perahu lalu perahunya terombang-ambing hingga ia terdampar di suatu pulau. Ia masuk ke pulau untuk mencari air, ia bertemu seseorang yang menjulurkan rambutnya, ia menceritakan hadits ini. Ia menuturkan: Dajjal berkata: Ingat, seandainya aku diizinkan keluar, aku akan melalui seluruh negeri selain Thaibah. Rasulullah Saw membawa Tamim keluar ke hadapan orang-orang lalu menyampaikan pada mereka, beliau bersabda: “Ini adalah Thaibah dan itu adalah Dajjal.” (Muslim bin al-Hajjaj an-Naisaburi, Shahih Muslim¸ jus 8 hal 206)

Hadis lain yang menjadi penguat bahwa ada transportasi laut di masa Nabi Saw. adalah kisah seseorang yang sedang melaukan perjalanan lewat jalur laut. Ia bertanya kepada Nabi Saw. perihal berwudhu menggunakan air laut. Kisah ini tercantum dalam hadis Sunan Abi Daud :

سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم ، فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللهِ إِنَّا نَرْكَبُ الْبَحْرَ ، وَنَحْمِلُ مَعَنَا الْقَلِيلَ مِنَ الْمَاءِ ، فَإِنْ تَوَضَّأْنَا بِهِ عَطِشْنَا ، أَفَنَتَوَضَّأُ بِمَاءِ الْبَحْرِ ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ الْحِلُّ مَيْتَتُهُ.

Seseorang bertanya kepada Nabi Saw. ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, kami menaiki kendaraan laut sementara hanya air sedikit yang kami  bawa, jika kami berwudhu maka kami kehausan. Apakah kami bisa mengambil wudhu menggunakan air laut?’. Rasulullah Saw. menjawab, ‘Air laut suci mensucikan airnya lagi halal bangkainya.” (Sulaiman as-Sijistani, Sunan Abi Daud, jus 1 hal 21)

Melalui kedua hadis di atas, dapat diketahui bahwa pada masa Nabi juga terdapat alat transportasi laut yakni perahu dan sejenisnya.

Itulah ulasan ringkas mengenai alat-alat transportasi di masa Nabi Saw. Semoga bermanfaat, wallahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here