Alasan Sahabat Ali bin Abi Thalib Diasuh Nabi Sejak Kecil

0
5586

BincangSyariah.Com – Ali bin Abi Thalib adalah salah satu sahabat Nabi saw. yang pertama kali masuk Islam dari kalangan anak-anak atau remaja. Ia adalah ponakan Nabi Muhammad saw. atau anak dari paman beliau; Abu Thalib.

Ali bin Abi Thalib diasuh oleh Nabi Muhammad saw. untuk meringankan beban Abu Thalib yang memiliki anak yang banyak dan pada saat itu paceklik sedang menimpa orang-orang Arab Quraisy.

Ketika itu, Nabi Muhammad saw. berkata kepada Al-Abbas ibnu Abdillah, salah seorang pamannya yang lain, “Sesungguhnya saudaramu, Abu Thalib banyak anaknya, sedangkan sekarang ini seperti yang engkau lihat sedang musim paceklik. Marilah kita pergi kepada Abu Thalib untuk meringankan bebannya. Engkau mengambil seorang di antara anak-anaknya, dan aku pun akan mengambil seorang anaknya pula.”

Lalu mereka berdua berangkat menuju ke rumah Abu Thalib. Keduanya langsung mengemukakan maksudnya, dan Abu Thalib pun mau menerima usul mereka berdua. Akhirnya Al-Abbas mengambil Ja’far bin Abu Thalib, sedangkan Nabi Muhammad saw. mengambil Ali bin Abi Thalib untuk diasuh dan diperlakukan sama dengan anak-anaknya yang lain.

Ketika beliau diangkat menjadi Nabi, umur Ali bin Abi Thalib telah mencapai usia balig. Ali selalu mengikuti apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw. Ia belum pernah mengotori dirinya dengan perbuatan yang biasa dilakukan oleh orang-orang Jahiliyyah seperti menyembah berhala dan mengikuti kemauan hawa nafsu.

Selain mendapat keistimewaan diasuh oleh Nabi Muhammad saw. sejak kecil, Ali bin Abi Thalib juga dinikahkan dengan Fathimah; putri kesayangan Nabi saw. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

Sumber: Kitab Nurul Yaqin Fi Siirati Sayyidil Mursalin karya Syekh Muhammad Al-Khudhari Bek.

Baca Juga :  Zaid bin Tsabit: Sahabat yang Diminta Nabi Mempelajari Bahasa Ibrani dan Suryani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here