Alasan Jokowi Masuk 500 Tokoh Muslim Berpengaruh di Dunia

0
746

BincangSyariah.Com – Pusat Studi Strategi Islam milik kerajaan Yordania merilis 500 nama tokoh muslim paling berpengaruh di dunia bagi kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Nama Presiden Joko Widodo termasuk dalam daftar 50 besar tokoh muslim berpengaruh yang dinilai telah berkontribusi bagi pembangunan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Presiden yang akrab disapa Jokowi itu menduduki posisi ke 16 tokoh muslim berpengaruh di dunia. Ini bukan kali pertama Jokowi masuk dalam 50 tokoh muslim berpengaruh di dunia, tapi sudah kali yang keempat.

Menurut Cendekiawan muslim Zuhairi Misrawi, banyak faktor yang membawa Jokowi menduduki peringkat tersebut, di antaranya, sebagai pemimpin negara dengan umat muslim terbanyak di dunia Jokowi dianggap berhasil menonjolkan pengarus-utamaan moderasi Islam di tengah citra Islam yang memburuk akibat Alqaeda, ISIS dan serangkaian aksi terorisme yang mengatasnamakan Islam.

“Kita bisa berbangga menunjukkan kepada dunia, di bawah kepemimpinan Pak Jokowi moderasi islam menjadi kekuatan yang begitu besar di Indonesia. Seperti mendorong demokrasi, pluralisme dan terus menegakkan hak asasi manusia,” ungkap lelaki yang akrab disapa Gus Mis itu.

Moderasi Islam juga terlihat dalam konteks kebinekaan. Dimana bangsa Indonesia yang mayoritas muslim ini tetap mampu menjaga kebinekaan agama, kebinekaan suku, dan kebinekaan keyakinan.

Gus Mis juga memandang bahwa sikap Jokowi terhadap konflik islam internasional juga turut menjadi faktor yang membuat mantan bupati Solo itu bertahan dalam deretan 50 besar tokoh berpengaruh. Dimana sebagai Presiden yang mewakili negara muslim terbanyak ia berpidato di forum-forum internasional, mendorong perdamaian di negara konflik, seperti Palestina.

Selain itu, kesuksesan pelaksanaan Asian Games juga termasuk faktor di dalamnya. Tak ketinggalan juga sejumlah program dalam negeri untuk umat muslim seperti wakaf pesantren dan kartu santri berprestasi. Bahkan untuk menghargai perjuangan kaum santri dalam memperjuangkan kemerdekaan, Jokowi pun menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri.

Selain Jokowi, tokoh lain yang masuk deretan 50 besar tokoh berpengaruh dunia adalah Kiai Said Aqil Ketua Umum PBNU di urutan ke-20, dan Habib Luthfi Yahya ketua MUI Jawa Tengah di urutan ke-37.

Secara keseluruhan ada 13 kategori dalam penilaian ini, yakni dalam bidang ilmu, politik, administrasi hubungan keagamaan, pengkhotbah dan pemimpin spiritual, filantropi, seni dan budaya, pembacaan Alquran, media, selebritas dan bintang olahraga serta bidang ekstremisme.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here