Aktivitas Nabi Sebelum Tidur di Malam Hari

0
890

BincangSyariah.Com – Malam hari adalah waktu istirahat setelah beraktivitas di siang harinya. Aisyah r.a. di dalam salah satu riwayatnya menceritakan tentang aktivitas yang biasa dilakukan oleh Nabi saw. di malam hari sebelum istirahat.

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ  (رواه الترمذي)

Dari Aisyah r.a. bahwasannya Nabi saw. ketika beranjak ke kasurnya setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya kemudian meniupnya lalu membaca (di depan kedua telapak tangannya) qulhuwallahu ahad (surah al-Ikhlas), qul a’udzu birabbil falaq (surah al-Falaq), dan qul audzu birabbin nas (surah an-Nas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan di tubuhnya yang beliau mampu (menjangkaunya), yakni di atas kepala, wajahnya, dan bagian depan tubuhnya, beliau melakukan hal itu sebanyak tiga kali. (H.R. At-Tirmidzi).

Menurut Imam Al-Mubarakfuri di dalam kitabnya Tuhfatul Ahwadzi, bahwa salah satu fungsi daripada yang dicontohkan Nabi saw. sebelum tidur tersebut adalah untuk menolak sihir. Selain itu, beliau juga berpendapat bahwa bisa juga proses meniup ke kedua telapak tangan itu dilakukan setelah membaca bacaan al-Quran, yakni untuk memperoleh berkah dari bacaan al-Quran yang telah dibacanya.

Demikianlah aktivitas yang dilakukan Nabi saw. sebelum tidur di malam hari yang dapat kita contoh. Wa Allahu a’lam bis shawab.

Baca Juga :  Merasa Kesulitan dalam Hidup? Ini Bacaan Salawat "Nuril Anwar"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here