Ajarkan Menyayangi Binatang, Nabi Larang Sahabat Memisahkan Anak Burung dari Induknya

0
325

BincangSyariah.Com – Nabi Muhammad Saw merupakan Rasulullah yang diutus untuk menyebarkan ajaran yang penuh kasih sayang. Tak hanya kepada sesama manusia, beliau bahkan mengajarkan kepada para sahabatnya agar menyayangi binatang dan melindungi hak asasinya sebagai sesama makhluk yang diciptakan Allah. Sebagaimana diceritakan dalam riwayat berikut ini

عن إبن مسعود قال: كنا مع رسول الله صلى الله عليه وسلم في سفر، فانطلق لحاجة، فرأينا حمرة معها فرخان، فأخذنا فرخيها فجاءت الحمرة فجعلت تفرش، فجاء النبي صلى الله عليه وسلم فقال: من فجع هذه بولديها؟ ردوا ولديها إليها

Dari Sahabat Ibnu Mas’ud Ra berkata, kami bersama Rasulullah Saw dalam perjalanan, namun Nabi pergi sebentar karena keperluan beliau. Kemudian kami menemukan burung kecil dengan dua anaknya. Lalu kami ambil keduanya. Ternyata induk burung mengepak-epakkan kedua sayapnya. Kemudian Nabi Saw datang seraya berkata, “Siapa yang memisahkan induk burung ini dengan anaknya? Kembalikan anaknya kepada induknya. (HR. Abu Dawud)

Dalam Mirqat al-Mafatih, Muhammad al-Qari’ menjelaskan bahwa hadis tersebut, menyayangi binatang merupakan sebuah tindakan yang disunnahkan. Itu sebabnya rasul memerintahkan para sahabatnya tidak menggangu binantang dan agar mengembalikan anak burung tersebut kepada induknya.

Setiap makhluk hidup memiliki hak asasi yang berhak didapatkannya dalam hidup. Begitu pula hak kasih sayang dan disayangi. Setiap makhluk yang memiliki anak akan tumbuh naluriah keibuannya, demikian pula dengan burung tersebut akan merasa sedih jika dipisahkan dari anak-anaknya dan sebaliknya.

Dalam Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abi Dawud, Muhammad Syams Abadi menyebutkan terdapat banyak riwayat yang menceritakan tentang kisah burung tersebut, seperti dalam hadis lain yang diriwayat Hakim, Nabi mengatakan,“kembalikan pada induknya, kembalikan padanya sebagai bentuk kasih sayang untuknya.”

Pada intinya semua riwayat tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah pun seorang yang pencinta hewan. Sehingga beliau pun menganjurkan agar umatnya menyayangi semua makhluk hidup, baik manusia atau binatang. Wallahu’alam.

Baca Juga :  Hukum Berburu Burung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here