Agar Terbebas dari Sikap Sombong, Ujilah Dirimu dengan Empat Hal Ini

1
2374

BincangSyariah.Com – Bersikap sombong kepada Allah berarti tidak mau tunduk kepada perintah-Nya. Sombong terhadap Rasulullah berarti ia tidak tunduk kepada ajaran yang dibawa beliau. Sombong kepada sesama manusia berarti mengajak mereka untuk berkhidmat dan merendahkan diri kepadanya. Hal ini sama dengan menyaingi kebesaran-Nya sebab selain Allah Ta’ata sama sekali tidak boleh dipertuhankan. Dalam hadis Qudsi disebutkan

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ:   الْكِبْرِيَاءُ رِدَائِي، وَالْعَظَمَةُ إِزَارِي ، فَمَنْ نَازَعَنِي وَاحِدًا مِنْهُمَا، قَذَفْتُهُ فِي النَّارِ

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda, “Allah Swt berfirman; Kesombongan adalah baju-Ku dan keagungan mahkota-Ku. Barangsiapa yang menyaingi Aku pada salah satu dari kedua sifat tersebut, niscaya Aku akan melemparkannya ke dalam api neraka jahannam dan Aku tidak akan memperdulikannya.” (HR. Muslim)

Arti sombong ialah merasa diri lebih mulia dan sempurna dari orang lain. Maka jika seseorang merasa dirinya condong dan lebih tinggi dari orang lain, lawanlah sikap itu dengan selalu menumbuhkan sikap rendah hati.

Imam Ghazali dalam Kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan agar seseorang terbebas dari sikap sombong, seseorang harus menguji dirinya dengan empat hal berikut;

Pertama, dengan memerangi nafsunya dan senantiasa menentangnya, sampai ia mengetahui dengan jelas apakah ia akan marah kalau kebenaran berada di tangan orang lain dan apakah ia menginginkan lebih hebat dari saudaranya itu.

Kedua, dengan mendahulukan kepentingan orang lain atas diri sendiri dalam berbagai pertemuan dan kesempatan.

Ketiga, dengan membiasakan diri memenuhi kebutuhannya sendiri. Seperti menyiapkan makan sendiri dan pekerjaan rumah lainnya guna meringan beban pembantunya dan makan bersamanya, yang mana ini hukumnya sunnah. Termasuk dalam hal ini memenuhi undangan orang miskin.

Baca Juga :  Khadijah binti Sahnun (w. 885 M): Ulama Perempuan Tunis terkemuka

Keempat, memakai pakaian sederhana di hadapan orang banyak. Sebagaimana Rasulullah bersabda, “Kesederhanaan merupakan bagian dari iman.” Dan beliau juga berpesan, “Barangsiapa yang mengikat sendiri untanya dan memakai pakaian dari katun sungguh ia terbebas dari kesombongan.”

Jika kita telah memahami empat hal di atas, maka kita akan mengerti bahwa sebaik-baiknya perkara adalah yang tengah-tengah. Seperti halnya dengan bersikap rendah hati dengan merendah kepada teman-teman sederajatnya tanpa harus menjadi hina karenanya.

1 KOMENTAR

  1. […] Apa yang diucapkan Bisyr adalah benar. Kita semua tahu bahwa Iblis pernah tinggal di surga, sebelum diusir oleh Allah sebab kesombongannya. Tentu kiita yang diberikan kemampuan untuk memperbanyak ibadah tidak ingin mendaptkan murka Allah sebab merasa hebat karena kebaikan yang pernah dilakukan. Dengan begitu, masihkah pantas untuk merasa hebat karena bisa shalat dengan lama? (Baca: Agar Terbebas dari Sikap Sombong, Ujilah Dirimu dengan Empat Hal Ini) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here