Abu At-Thufail: Sahabat Nabi saw. yang Terakhir Meninggal Dunia

0
666

BincangSyariah.Com – Sahabat adalah orang yang bertemu dengan Nabi saw. beriman kepada beliau, dan wafat dalam keadaan Islam. Lalu siapakah sahabat Nabi saw. yang paling terakhir meninggal dunia?

Syekh Mahmud At-Thahhan di dalam kitab Taisir Mustalah Hadis menjelaskan bahwa sahabat Nabi saw. yang terakhir meninggal dunia adalah Abu At-Thufail. Ia adalah orang  yang terakhir melihat Nabi saw. di dunia. Ia hidup melewati zaman sahabat, tabiin, tabi’it tabi’in dan seterusnya. Diriwayatkan bahwa Abu At-Thufail menjumpai kehidupan Rasulullah saw. selama delapan tahun. Ia juga pernah melihat Nabi saw. ketika beliau sedang melaksanakan haji.

Nama Abu At-Thufail adalah ‘Amir bin Watsilah bin Abdillah bin ‘Amr Al-Laitsi Al-Kinani Al-Hijazi, Asy-Syi’i. Ia termasuk golongan syi’ah imam Ali. Ia lahir di tahun terjadinya perang Uhud. Ia sempat tinggal di kota Kufah, lalu pindah ke Makkah hingga wafatnya di tahun 110 H. Dikisahkan oleh Wahb bin Jarir bin Hazim dari bapaknya, ia berkata, “Aku berada di Makkah tahun 110 H., aku melihat jenazah, lalu aku bertanya, “Siapa itu?” Mereka menjawab, “Abu At-Thufail.”

Abu At-Thufail juga termasuk sahabat Nabi saw. yang meriwayatkan hadis. Sekitar dua puluh hadis telah ia riwayatkan dari guru-gurunya. Salah satu gurunya adalah sahabat Abu Bakar r.a., Umar bin Khattab r.a., Mu’adz bin Jabal r.a., Ibnu Mas’ud r.a., dan Ali Abi Thalib r.a. Adapun yang termasuk muridnya adalah Habib bin Abi Tsabit, Az-Zuhri, Abu Az-Zubair Al-Makki, Ali bin Yazid bin Ju’an, Abdullah bin Khutsaim, Ma’ruf bin Kharrabudz, Sa’id Al-Jurairi, dan Fithr bin Khalifah.

Abu At-Thufail juga dikenal sebagai penyair dari kinanah dan salah satu pasukan kuda (kaveleri) Kinanah yang memiliki supermasi di sana. Imam Abdul Aziz bin Yahya Al-Jaludi memiliki kitab tentang biografi Abu Ath-Thufail yang berjudul Akhbaru Abi At-Thufail fi siratihi. Selain itu, Ath-Thayyib Al-‘Asyasy At-Tunisi juga telah mengumpulkan kisah-kisah tentangnya dan syi’ir-syiirnya yang tersebar di sekitar Al-Jami’ah At-Tunisiyah yang berjumlah sepuluh di tahun 1973.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here