Abu Qasim Al-Baghawi; Ulama yang Meninggal Saat Menyimak Bacaan Hadis

0
935

BincangSyariah.Com – Abu Qasim Al-Baghawi merupakan salah seorang tokoh besar hadis, lahir dan wafat di negeri Baghdad, beliau pernah mendengar hadis dari beberapa ulama besar seperti Ahmad Ibn Hanbal, Ali Ibn Al-madini dan Yahya Ibn Ma’in. Di dalam Siyar Al-A’lam wan Nubala’ (14/441) disebutkan bahwa beliau lahir pada tahun 214 H dan wafat pada tahun 317 H, artinya beliau memiliki usia panjang hingga 103 tahun. Di antara karya beliau yang terkenal adalah Al-Sunan ‘Ala Mazahibil Fuqaha’  dan Mu’jam As-Shahabat.

Ada banyak ulama hadis yang memberikan pujian dan penilaian baik kepada beliau. Ibn Katsir berkomentar bahwa Abu Qasim Al-Baghawi adalah seorang yang alim, hafizh dan dhabith hafalannya. Tokoh besar Hadis lain yaitu Daruquthni menyebutkan bahwa Abu Qasim Al-Baghawi  adalah orang yang termasuk tidak banyak berbicara tentang hadis, namun kalam beliau yang sedikit itu sangat kokoh seperti paku besi. Dalam Tarikh Baghdad (10/112), Al-baghdadi menyebutkan bahwa beliau tidak pernah menjumpai muhaddits yang masih kuat dan intens memgkaji hadis saat berusia lebih dari 100 tahun seperti Abu Qasim Al-Baghawi.

Sebagai seorang muhaddits, tentu tidak aneh jika Abu Qasim Al-Baghawi menghabiskan banyak waktu beliau dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian hadis. Layaknya sebuah peribahasa bahwa kita akan dimatikan sesuai kebiasaan, ada sebuah kisah menarik terkait meninggalnya Abu Qasim Al-Baghawi yang disebutkan oleh Ibn Muflih dalam Al-Adab Al-Syar’iyah (3/475). Ibn Muflih mendengar sebuah kisah dari Abu Thahir Al-Maqdisi, suatu hari, salah seorang bernama Abdurrahman Ibn Syuraih Al-Anshari sedang membacakan beberapa juzuk hadis di depan Abu Qasim Al-Baghawi. Abdurrahman Ibn Syuraih Al-Anshari kemudian merebahkan kepala beliau ke atas dua lutut beliau dan terus membacakan hadis.

Baca Juga :  Ibnu 'Athaillah; Malulah saat Dipuji

Setelah agak lama, Abdurrahman Ibn Syuraih Al-Anshari kemudian bertanya kepada Abu Qasim Al-Baghawi, “sudah berapa banyak hadis yang saya bacakan?” akan tetapi Abu Qasim Al-Baghawi tidak kunjung menjawab, Ibn Syuraih mencoba menggerakkan badan Abu Qasim, namun beliau menyadari ketika itu bahwa Abu Qasim telah meninggal dunia.

Allah Swt merahmati beliau dengan menjadikan penghujung hidup beliau dalam kegiatan mulia yaitu mengkaji dan menjaga hadis-hadis Rasululah Saw.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here