Abu Hanifah: Pendiri Aliran Fikih Rasional yang Rendah Hati

0
311

BincangSyariah.Com – Abu Hanifah adalah pendiri aliran fikih rasional (imam ahl al-ra’yi) yang sangat terkenal. Teori hukumnya yang terkenal dan membedakannya dari ahli fikih yang lain adalah istihsan, “kebaikan publik”.

Ia lahir dari keluarga pedagang kain yang kaya raya. Dan sebagaimana orang tuanya, ia bekerja di pasar sebagai penjahit atau penjual kain. Tiap hari ia pulang pergi ke pasar. Ia dikenal sebagai pedagang yang sangat jujur. Bila kemudian pulang, ia langsung datang ke pengajian para ulama untuk mendengarkan pelajaran. Ia juga dikenal rajin salat dan ibadah yang lain.
Ada banyak hal yang menarik dari sang imam ini.

Tetapi hal yang paling menarik darinya adalah bahwa ia sangat rendah hati dan santun. Ia tidak pernah mengklaim pendapat dirinya sebagai yang paling benar, dan pendapat yang lain salah sama sekali. Ia selalu mengatakan:

قَوْلُنَا هَذَا رَأْيٌ، وَهُوَ أَحْسَنُ مَا قَدَرْنَا عَلَيْهِ، فَمَنْ جَاءَنَا بِأَحْسَنَ مِنْ قَوْلِنَا فَهُوَ أَوْلَى بِالصَّوَابِ مِنَّا.

Apa yang aku sampaikan ini adalah sekedar pendapat. Ini yang dapat aku usahakan semampuku. Jika ada pendapat yang lebih baik dari ini, ia lebih patut diambil.

Seorang sahabat Abu Hanifah pernah mengatakan, “Tuan Abu Hanifah, apakah fatwa yang Anda sampaikan telah sungguh-sungguh benar, tak ada keraguan lagi?” Ia mengatakan,

وَاللهِ لَا أَدْرِي، لَعَلَّهُ الْبَاطِلُ اَّلِذي لَا شَكَّ فِيهِ.

Demi Allah, aku tidak tahu, barangkali keliru sama sekali.

Imam Abu Hanifah selalu bersedia mencabut atau meralat pendapatnya jika kemudian diketahuinya keliru dan ia menyampaikan terima kasih kepada yang mengoreksinya. Ia tak merasa harga dirinya jatuh karena mengakui hal itu.[]

[Tulisan ini disadur dari buku Lawaamii’ al-Hikmah ‘Pendar-pendar Kebijaksanaan’]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.