Vaksin Astrazeneca Halal, Suci, dan Aman Digunakan

0
20

BincangSyariah.Com- Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengeluarkan surat keputusan bahwa vaksin Astrazeneca halal dan suci. Untuk PWNU Jatim mengatakan bahwa vaksin tersebut aman digunakan umat Islam.  Pendapat itu merupakan hasil Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU)  memutuskan hukum vaksin Astrazeneca halal dan suci meskipun ada mengandung unsur babi dalam proses pembuatannya.

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengatakan meski vaksin Astrazeneca mengandung zat turunan hewani, namun pada tahapan produksinya menggunakan unsur nabati. Sehingga vaksin tersebut adalah suci. Pasalnya, pada produk akhir tidak terdapat kandungan unsur najis sama sekali.

Selanjutnya, PWNU dalam surat keputusannya No 859/PW/A-ll/L/III/2021 yang mengatakan masyarakat tak perlu gamang tentang kehalalan vaksin AstraZeneca. Pasalnya vaksin ini aman dan suci digunakan oleh umat Islam Indonesia. Untuk LBMNU Jawa Timur, mempunya kewajiban moral untuk membahas tuntas secara tuntas,  kemudian menginformasikan itu kepada masyarakat luas.

Lebih lanjut dalam surat keputusannya No 859/PW/A-ll/L/III/2021 yang mencantumkan pelbagai poin penting terkait penggunan vaksin Astrazeneca sebagai berikut:

Bahwasanya vaksinasi Covid-19 wajib diikuti dan ditaati, karena merupakan kewajiban bersama sebagai warga negara Indonesia.

Perbuatan yang hukumnya wajib apabila diperintahkan oleh pemerintah akan mengukuhkan hukum wajib tersebut.  Sehingga tidak menaati kebijakan tersebut adalah bertentangan dengan syara’.

Di sisi lain, vaksin Astrazeneca telah diterbitkan di sejumlah negara Islam. Seperti Saudi Arabia, Kuwait, Maroko, Bahrain, dan Mesir.

Demikian penjelasan hukum vaksin Astrazeneca halal, suci, dan aman untuk digunakan oleh umat Islam di Indonesia. Semoga bermanfaat.

(Baca:Hukum Vaksin Mengandung Tripsin Babi, Bolehkah?)

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here