Usung Tema Zero Waste Lifestyle, IPPNU Jawa Barat Kampanye Anti Sampah Plastik

0
135

BincangSyariah.Com – Kita tentu tahu belum lama ini ada banyak peristiwa-peristiwa pencemaran lingkungan yang begitu dahsyat yang sempat tersorot luas oleh publik. Kita tentu belum lupa dengan penggunaan sampah plastik sebagai bahan bakar usaha tahu di wilayah Krian, Jawa Timur dan ternyata sudah berlangsung selama 20 tahun. Belum lagi, penemuan pengiriman limbah plastik dari luar negeri ke Indonesia yang ternyata sudah sering diimpor ke Indonesia padahal Indonesia adalah penghasil plastik di laut terbesar di dunia setelah Cina.

Sampah plastik memang menjadi masalah dunia. Sekelas Eropa pun, bisnis sampah menjadi sesuatu yang masih gelap dan tertutup alih-alih regulasinya pemerintah yang padat. Belakangan diantara kampanye global yang mulai berkembang di tahun 2008 ini adalah gerakan Zero Waste Lifestyle. Kampanye ini bertujuan untuk mengembangkan gaya hidup nir-sampah terutama yang hanya sekali pakai seperti sampah plastik.

Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (IPPNU), sayap organisasi keagamaan Nahdatul Ulama (NU), tingkat wilayah Jawa Barat, saat ini juga sedang mengusung gerakan Zero Waste Lifestyle yang dijadikan tema Konferensi Wilayah mereka yang ke XVI.

Nurul Fathonah, Ketua IPPNU Jawa Barat, mengatakan bahwa keputusan untuk mengangkat tema ini adalah sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap lingkungan. “Ini juga respon kita atas hasil Musyawarah Nasional (Munas) NU Jabar beberapa bulan lalu”, tegas Nurul. Salah satunya berbicara tentang masalah limbah plastik.

Pada Munas NU Jabar lalu, ada salah satu keputusan bahwa hukum membuang sampah sembarangan jika bentuk fisiknya besar dan jelas besar kemungkinannya memberikan dampak kerusakan, maka hukum membuangnya sembarangan haram. Namun jika sampah yang dibuangnya hanya kecil kemungkinannya menimbulkan dampak negatif, maka hukum perilaku membuangnya makruh. Namun, masyarakat wajib menaati seluruh peraturan perundang-perundangan dan regulasi pemerintah lain yang terkait tata kelola sampah plastik dan jenis sampah pada umumnya.

Baca Juga :  Cara Merawat Bagian Tubuh yang Diamputasi

Terkait dengan program kongkrit dari pengusungan tema ini, program yang dilakukan IPPNU Jabar menjelang pelaksanaan Konferwil adalah kampanye Zero Waste Lifestyle berupa ajakan kepada para pelajar, santri untuk biasa membawa tumbler minuman. “Saat ini sudah terdata sebanyak 1.733 kader yang siap melakukan campaign di lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, dan sekolah. Selain di tiga tempat tersebut, ada juga nanti beberapa kegiatan di Car Free Day dan sejumlah majlis taklim”, tegas mojang asal Garut ini. Kegiatan akan serentak dilaksanakan pada 1-3 Maret 2020.

Sementara, untuk puncak kegiatan campaign akan dilaksanakan pada pembuka Konferwil ke-XVI di Pesantren al-Ma’arif, Bandung. Pada acara tersebut, akan dibagi-bagikan tumbler gratis kepada para peserta dan undangan. Salah satu jadwal acara juga mencantumkan Deklarasi “Gerakan Milenial Wujudkan Zero Waste Lifestyle”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here