Ust. Evie Effendi Perlu Belajar Kepada Budayawan Sunda H.R. Hidayat Suryalaga

2
247

BincangSyariah.Com – Belum lama ini beredar video yang viral di media sosial Ustad Evie Effendi yang sedang membaca Q.S al-Baqarah [2]: 221. Bukan sekedar membaca secara sekilas, sang ustadz juga mendiktekan bacaan sepenggal sepenggal untuk kemudian diikuti para jamaahnya. Sayangnya, seperti yang terlihat dalam video, bacaan penceramah ini belum baik kalau tidak ingin dibilang kacau.

Dalam tulisan ini saya tidak ingin mengulas dimana letak kesalahan bacaan kang Evie. Sebagai seorang penceramah yang memiliki karakter ‘ngoboy’ dengan kupluk khasnya. Kita patut mengapresiasi metode dan cara dakwahnya yang disukai banyak orang, terutama para pemuda dan kaum milenial. Candaannya yang mengena dan cara penyampaiannya yang lugas menjadi daya tarik tersendiri sehingga apa yang disampaikannya mendapatkan banyak perhatian.

Ketika menonton video yang viral tadi, saya teringat sosok budayawan Sunda yang pernah saya ulas dalam artikel berjudul H.R Hidayat Suryalaga: Penulis Buku Nurhidayat Saritilawah Basa Sunda yang Fenomenal. Kenapa saya ingat sosok ini? Karena Abah Surya, begitu sapaan akrabnya, adalah sosok yang mengerti kekurangan dirinya sendiri. Bahwa dia bukanlah orang yang ahli agama apalagi menahbiskan dirinya sebagai ustadz, meski ia sangat tertarik dengan Al-Quran.

Sebagai budayawan Sunda yang mulai tertarik pada kajian Al-Qur’an dan Islam, Hidayat Suryalaga mengadakan pengajian rutin majelis reboan dengan agenda membacakan karya Nur Hidayah yang telah ditulisnya selama 18 tahun (1980 – 1998). Dalam majelis itu, Hidayat Suryalaga mengundang ahli tilawah untuk membaca al-Qur’an dan juga ahli tafsir untuk menguraikan penjelasannya.

Alangkah baiknya jika apa yang telah diteladankan Abah Surya juga diikuti oleh Evie Effendi. Kita patut mengapresiasi kepiawaiannya dalam berdakwah dengan tidak melakukan ‘bully’ kepada Evie. Karena lewat ceramahnya banyak orang yang tergugah untuk menjalankan Islam mulai dari preman, anak jalanan, dan lain sebagainya. Saya sendiri tidak tahu persis.

Baca Juga :  Innalilahi, BJ Habibie Telah Meninggal Dunia

Bila Evie Effendi tidak segera kembali belajar membaca al-Quran dengan baik sesuai tajwid dan makharijul hurufnya, cara yang dipakai Abah Surya bisa menjadi alternatif paling cepat. Biar ahli baca Qur’an yang membacakan al-Quran, ahli tafsir yang menjelaskan maknanya, sang ustad tinggal bagian melucu dan menyampaikan bagian-bagian yang ia kuasai saja. Wallahu A’lam.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here