Umrah Hanya Wajib Sekali, Ini Penjelasannya

0
306

BincangSyariah.Com – Tiada beban ibadah yang ditanggung oleh manusia kecuali beban ibadah tersebut mampu dilakukan oleh manusia itu sendiri. Prinsip yang demikian ini tercerminkan dalam berbagai macam ibadah yang telah ditetapkan oleh Allah Swt untuk para hamba-Nya. Hal yang demikian ini nyata terlihat pada kewajiban haji dan umrah, dimana kedua ibadah tersebut hanya diwajibkan bagi muslim atau muslimah yang memiliki kemampuan (istitha’ah) baik dalam hal keuangan maupun kesehatan. Sedangkan mereka yang belum memiliki kemampuan untuk melakukan haji dan umrah tidak ada kewajiban, jika terpaksa dilakukan maka hanya sebatas menjadi kesunahan saja. Sehingga karena hanya sebatas sunah, maka belum dapat menggugurkan kewajiban.

Kewajiban melakukan ibadah umrah sama persis dengan kewajiban haji, yaitu dilaksanakan minimal seumur hidup sekali. Oleh karena itu, orang yang mampu melakukan umrah setiap tahun tidak ada kewajiban baginya kecuali melakukannya cukup satu kali dalam seumur hidup.

Allah Swt berfirman dalam Surah Al-Baqarah [2]: 196,

وَأَتِمُّواْ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّهِ

“Dan sempurnakanlah ibadaha haji dan umrah karena Allah Swt”

Pada ayat di atas Allah Swt memerintahkan manusia untuk menyempurnakan haji dan umrah. Penyebutan kata haji dan umrah setelah kata perintah “sempurnakanlah”  menunjukkan atas wajibnya dua ibadah tersebut. Sebab dalam Ilmu Ushul Fiqih (ilmu yang menjelaskan dalil-dalil ijmaliy) dieterangan bahwa Mutlaqu al-Amri Tadullu Ala al-wujub, artinya kata perintah secara mutlak menunjukkan wajibnya sesuatu yang diperintah. Oleh karena itu, para ulama madzhab Syafi’iyyah menjadikan ayat ini sebagai dalil atas wajibnya umrah yang dilakukan sekali dalam seumur hidup. [Lihat Ushul Fiqih Abdul Wahab Khalaf, h.23]

Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa kewajiban umrah sama dengan kewajiban haji, yaitu dilakukan sekali dalam seumur hidup. Pendapat ini diperkuat oleh penjelasan Syekh Said Muhammad Ba’asyin di dalam Kitab Busyra al-Karim :

وَلَا يَجِبَانِ بِأَصْلِ الشَّرْعِ غير مَرَّة

Baca Juga :  Tafsir Ayat ‘Selamat Natal’ dalam al-Quran

“Ibadah haji dan umrah menurut dasar syari’at tidak wajib kecuali sekali dalam seumur hidup”

Wallahu A’lam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here