Ucapan Paling Baik, Apakah Itu?

0
1231

BincangSyariah.Com – Rasulullah, idola terbaik umat Islam memberikan suratan indah dalam hadisnya bahwa jika kamu beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka berkatalah yang baik. Jika tidak mampu, maka pilihan terbaiknya adalah diam. Diam lebih bernilai tinggi dari pada mengatakan sesuatu yang tidak bermanfaat atau bahkan mengatakan sesuatu yang belum tentu benar adanya. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.

Imam An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarah Arbain, bahwa Imam Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Jika seseorang hendak berbicara maka hendaklah dia berpikir terlebih dahulu. Jika dia merasa bahwa ucapan tersebut tidak merugikannya, silakan diucapkan. Jika dia merasa ucapan tersebut ada mudharatnya atau ia ragu, maka ditahan (jangan bicara).

Lantas apakah ucapan paling baik itu? Dalam kitab “Al Hikam Ali Ibn Abi Thalib” disebutkan sebagai berikut:

خير المقال ما صدّقه الفعال

Sebaik-baik ucapan adalah yang dibenarkan oleh tindakan

Untaian pesan indah sahabat Ali Ibn Ab Thalib tersebut amatlah sederhana namun butuh perjuangan untuk merealisasikannya. Betapa banyak seseorang yang berbicara dan menyuruh amal ma’ruf nahi munkar, namun diri sendirinya tidak melakukan apa yang ia perintahkan. Allah menegur keras bagi siapa saja yang mengatakan apa-apa yang tidak diperbuat, bahkan Allah sangat membencinya. Bukankan aktivitas yang menggunakan ucapan yang tidak selaras dengan perbuatannya adalah dusta? Dan ingatkah bahwa dusta itu adalah salah satu sifat orang munafik? Dalam QS As-Shaff ayat 3 termaktub:

كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ

Baca Juga :  Bahaya Tidur Setelah Shubuh menurut Islam

Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

Firman Allah dan pesan Ali Ibn Abi Thalib diatas sepakat bahwa ucapan yang terbaik adalah ucapan yang selaras dengan perbuatan. Sebab itu, yuk mulai berhati-hati dengan ucapan sendiri, terlebih-lebih yang memang kehidupannya di depan kamera atau banyak orang, ucapkan apa yang bermanfaat dan bertanyalah pada hati nurani, apakah ini bermanfaat dan saya sudah melakukannya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here