Tips Tubuh Sehat dari Ali bin Abi Thalib

0
2663

BincangSyariah.Com – Jika pankreas dalam kondisi buruk, maka akan mengalami derita penyakit ganguuan ginjal. Tahukah kita bahwa reaksi kejiwaan bagi orang yang memiliki sifat iri itu bisa memicu gangguan pada kelenjar pankreas? Benar adanya jika sifat iri itu mampu memberikan dampak buruk pada kesehatan tubuh. Selain menyebabkan ganguan ginjal, sifat iri juga memicu rasa sakit kepala pada bagian dalam tubuh serta menyebabkan perubahan raut muka.

Agar tidak mendapatkan dampak buruk yang disebutkan di atas, perlu kiranya kita tidak mendekat dengan apa yang bernama iri tersebut. sehingga  kita akan mendapati kondisi tubuh yang sehat. Hal tersebut senada dengan apa yang tertulis dalam dalam kitab al Hikam Ali bin Abi Thalib:

صحة الجسد من قلة الحسد

Tubuh sehat karena tak banyak iri

Kalam hikmah Ali ibn Abu Thalib tersebut bukanlah sebuah perkataan yang tak  beralasan. Melainkan sebuah pesan indah yang sangat layak untuk terus direnungi. Tubuh yang sehat bisa menghadirkan akal dan jiwa yang sehat. Lantas bagaimana dengan jiwa yang sudah sakit sebab berkumpulnya sifat iri dalam hati?

Kemungkinan besar akan mendapati tubuh yang tidak sehat atau sakit. Orang yang kuat dan cerdas menjadi tidak berarti apa-apa ketika ia sedang sakit. Maka dikatakan “Kesehatan adalah mahkota yang dikaruniakan oleh Allah diatas kepala orang-orang yang sehat”. Dengan demikian, orang yang tidak bisa melihat mahkota tersebut adalah orang-orang yang sakit.

Kesehatan dalam hal ini tentunya bukan hanya kesehatan fisik dan jasmani saja. Tapi lebih daripada itu adalah kesehatan akal, pikiran, dan jiwa. Karena apa yang ada di dalam akal dan jiwa kita akan lahir dalam bentuk sifat dan perilaku lahiriah.

Baca Juga :  Tantangan Ulama Perempuan Masa Kini

Jika tubuh sehat, tentu bisa bisa melihat dan menikmati mahkota itu. Sedangkan untuk mendapati tubuh yang sehat, kita perlu membuang jauh-jauh apa itu sifat iri. Sifat iri adalah sifat yang ditimbulkan dari hati seseorang dengan membenci apabila orang lain mendapatkan kebahagiaan, serta berharap agar kebahagiaan yang orang lain miliki itu hilang seketika. Kalau kita telusuri, penyakit hati ini bersumber dari gabungan sifat pelit dan keburukan jiwa.

Sifat iri tidak hanya menyehatkan badan seseorang, melainkan menghadirkan dampak buruk lainnya. Seperti kesediihan yang berkepanjangan dan membuat orang suka berangan-agan. Selain itu, iri merupakan salah satu sifat tercela dan harus di hindari dari hati seorang muslim yang mengharap keridhoannya. Sebab iri adalah salah satu penyebab datangnya murka Allah dan hilangnya kebaikan-kebaikan yang telah dikerjakan.  Diceritakan dari Abu Hurairah, Rasullah bersabda,

إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ، فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ

Berhati-hatilah kalian terhadap iri hati karena sesungguhnya iri hati itu dapat memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar” dalam  riwayat lain dikatan “atau semak belukar (rumput kering) (HR. Abu Daud)

TKalam penuh hikmah dari Ali ibn Abi Thalib di atas sangatlah berguna untuk orang-orang yang menginginkan sehat tubuhnya. Beliau mengatakan bahwa orang yang sehat itu disebabkan karena tidak banyak iri. Kebalikannya pun bisa berlaku, tubuh akan menjadi sakit ketika kebanyakan iri. Tips ini sangat bermanfaat untuk kehidupan sekarang, dimana keinginan seseorang semakin menggila ketika orang lain mendapatkannya. Tidak hanya baik untuk kesehatan, jauh dari sifat iri juga merupakan amal shaleh yang menghadirkan ridha-Nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here