Tips agar Cita-Cita Terkabul

0
469

BincangSyariah.Com – Setiap manusia pasti memiliki keinginginan dan harapan. Namun tidak hanya sampai di situ, mereka menginginkan agar harapan itu akan segera terwujud. Sebagian dari mereka ada yang berusaha sekuat tenaga namun hasilnya belum sesuai dengan keinginannya, dan ada yang hanya berpangku tangan dengan landasan bahwa semuanya telah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa. Lantas apa yang harus kita lakukan agar cita-cita terkabul, dan agar tidak termasuk orang yang mengandalkan kekuatan diri sendiri dan menafikan Allah Swt.?

Imam Ibnu At-Ta’illah dalam karyannya Al-Hikam menjelaskan:

ما توقف مطلب انت طالبه بربك ولا تيسر مطلب انت طالبه بنفسك

“Tidak akan terhenti cita-cita yang kau cari dengan Tuhanmu, dan tidak akan mudah cita-cita yang kau cari dengan mengandalkan dirimu”(Al-Hikam 25).

Kalam hikmah yang ke-25 tersebut mengajarkan kita dalam menghadapi masalah yang kaitannya dengan cita-cita. Ada dua hikmah yang terkandung dalam kata mutiara tersebut yang dapat kita jadikan sebagai tips agar cita-cita terkabul, yaitu:

Pertama, jika kita ingin menggapai sesuatu dengan mengandalkan taufik dari Allah Swt. serta tak mengesampingkan usaha kita, maka tidak akan rugi dan pasti akan berhasil. Hal demikian karena hakikatnya manusia adalah makhluk lemah tidak punya kekuatan apapun, demikian sebagaimana diungkapkan dalam firman-Nya:

يايها الناس انتم الفقرأ الي الله والله هو الغني الحميد

“ Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah, dan Allah Dialah yang maha kaya (tidak membutuhkan sesuatu), maha terpuji”( QS. Fathir : 15).

Kata fuqara (orang yang membutuhkan) bukan hanya dipandang dari segi finansial saja, melainkan kata ke faqiran tersematkan dalam diri manusia dari segala aspek.

Kedua, keinginan yang kita andalkan hanya berdasarkan ego dan kekuatan diri sendiri tidak akan terwujud sampai kapan pun, demikian karena semua yang terjadi di muka bumi ini atas kehendak Tuhan Pencipta Alam. Maka selayaknya kita sebagai manusia yang tak berdaya harus menyeimbangkan antara usaha dan berdoa.

Baca Juga :  Memahami Tafsir Alquran “Ummatan Washatan”

Hal tersebut terkenang dalam sebuah sejarah, ketika terjadi perang Badar jumlah umat Muslim sangat tidak sebanding dengan kaum musyrikin, namun meraka sangat bergantung atas pertolongan Allah Swt. sehingga Allah Swt. memberikan pertolongan terhadap mereka dalam mengalahkan kaum musyrikin tersebut. Hal demikian diabadikan oleh Allah Swt. dalam Alquran:

اذ تستغيسون ربكم فاستجب لكم اني ممدكم بالف من الملائكة مردفين

“(ingatlah), ketika kamu meminta pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu, sungguh, aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu Malaikat yang datang berturut-turut”( QS. Al-Anfal:9).

Tapi begitu orang Islam hanya mengandalkan diri sendiri tanpa ada rasa pasrah terhadap Allah Swt. Mereka kalah dalam medan pertempuran. Hal tersebut terangkum dalam sejarah perang Hunain dan diabadikan pula dalam Alquran:

ويوم حنين اذ اعجبتكم كثرتكم فلم تغن عنكم شيأ وضاقت عليكم الارض بما رحبت ثم وليتم مدبرين

“ Dan (ingatlah) perang Hunain, ketika jumlahmu yang besar itu membanggakan kamu, tetapi (jumlah yang banyak itu) sama sekali tidak berguna bagimu, dan bumi yang luas itu terasa sempit bagimu, kemudian kamu berbalik dan lari tunggang-langgang”( QS. At-Taubah: 25). Wallahu a’lam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.