Tiga Waktu Ketika Azab Kubur Diberhentikan Sejenak

0
9115

BincangSyariah.Com – Berdasarkan firman Allah Swt dalam QS. Al-Mukminun ayat 46, bagi bagi para pendosa maka azab kubur akan berlangsung hingga hari kiamat. Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengungkapkan, ayat tersebut dijadikan landasan hukum oleh para ulama tentang adanya azab kubur.

Namun menurut Ibnu Rajab dalam Ahwal al-Qubr, terdapat beberapa waktu yang mana para pendosa tidak diazab saat di alam kubur. Pada saat itu, azab kubur diberhentikan sejenak. Kapan saja?

Pertama, di antara dua tiupan sangkakala. Menurut sebagian ulama, terdapat masa fatrah bagi ahli kubur di antara dua tiupan sangkakala yang terjadi sebelum hari kiamat. Menurut Sa’id bin Basyir menyebutkan penakwilan Qatadah terkait firman Allah berikut ini

قَالُوا يَا وَيْلَنَا مَنْ بَعَثَنَا مِنْ مَرْقَدِنَا ۜ ۗ هَٰذَا مَا وَعَدَ الرَّحْمَٰنُ وَصَدَقَ الْمُرْسَلُونَ

Mereka berkata: “Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat-tidur kami (kubur)?”. Inilah yang dijanjikan (Tuhan) Yang Maha Pemurah dan benarlah Rasul-rasul(Nya).(QS. Yasin; 52)

Ibnu Rajab menukitl Ibnu Qayyim dalam kitab al-Ruuh, mengungkapkan bahwa fatrah yang dimaksud adalah masa ketika tidak ada azab di alam kubur, pada saat itu para ahli kubur seorang tertidur hingga mereka dibangkitkan di hari kiamat.

Kedua, azab kubur akan dihentikan selama bulan Ramadhan. Sebagaimana Nabi Muhammad Saw menjelaskan dalam sebuah hadis dari sahabat Anas Ra meriwayatkan

أن عذاب القبر يرفع عن الموتى في شهر رمضان

Sesungguhnya azab kubur diangkat dari orang yang meninggal selama bulan Ramadhan (HR. Al-Qurthubi)

Menurut Ibnu Rajab, hadis ini diriwayatkan dengan sanad dhaif, hadis ini diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam al-Hiyah dan al-Qurthubi dalam al-Tadzkirah.

Ketiga, pada hari jumat. Mengutip pendapat al-Hakim al-Tirmidzi, menurut Ibnu Rajab tidak azab kubur pada hari jumat. Sebab pada hari jumat api neraka jahannam tidak berkobar, pintu neraka tertutup dan para penjaga neraka tidak melakukan kegiatan sebagaimana pada hari-hari biasanya. Jadi bukan hanya yang meninggal.

Baca Juga :  Muhammadiyah Tetapkan 6 Mei 2019 Sebagai Awal Puasa Ramadan

Karena keistimewaan tersebut, azab kubur akan ditiadakan bagi seseorang yang meninggal pada hari jumat. Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut

ما من مسلم يموت يوم الجمعة أو ليلة الجمعة إلا وقاه الله فتنة القبر

Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari jumat atau malam jumat kecuali Allah menyelamatkannya dari fitnah kubur. (HR. Ahmad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here