Tiga Tips Agar Memiliki Rumah yang Berkah

0
2012

BincangSyariah.Com – Terkadang kebanyakan orang memiliki pemikiran bahwa rumah yang besar nan mewah, harta yang melimpah merupakan faktor pendorong adanya kebahagiaan dalam menjalin sebuah hubungan rumah tangga. Benarkah ini yang dinamakan rumah yang berkah?

Sebenarnya tidak, karena terbukti banyak keluarga yang tinggal dalam sebuah singgasana yang megah, kebutuhan ekonomi yang melimpah, tapi perselisihan dan percekcokan masih kerap terjadi, dan sebaliknya ada sebuah keluarga yang hidup di dalam rumah yang terkesan sederhana, ekonomi yang hanya dibilang berkecukupan, tapi keluarganya harmonis nan damai, tanpa adanya pertengkaran yang dapat merusak hubungan rumah tangga mereka.

Dari sini dapat kita jadikan sebuah acuan bahwa rumah tangga yang harmonis bukan bersumber dari rumah mewah, harta yang melimpah dan lain sebagainya, melainkan bersumber dari hati yang tenteram sebab terdapat cahaya keimanan yang terpancar dari rumah yang ditempatinya.

Lantas bagaimana cara menciptakan rumah yang penuh keberkahan, sehingga tercipta rumah tangga yang harmonis? Berikut kami rangkum dalam artikel di bawah ini.

Pertama, dijadikan sebagai tempat untuk salat sunah. Islam memang mengajarkan agar selalu salat berjamaah di masjid, karena dengan berjamaah di masjid langkah kaki kita terhitung sebagai ibadah, dan kita mendapatkan limpahan pahala sampai dua puluh tujuh derajat, tapi tidak dengan salat sunah.

Jika kita hendak melakukan salat sunah lebih baik jangan di masjid melainkan di rumah sendiri, kecuali salat yang disunahkan untuk berjamaah, seperti Tarawih dan lain sebagainya. Salat sunah di rumah itu dapat menjadikan rumah bercahaya, sehingga penghuninya diberikan ketenangan dan hati yang damai. Hal tersebut berkenaan dengan sabda Nabi saw:

عليكم بالصلاة في بيوتكم فان خير صلاة المرء في بيته الا الصلاة المكتوبة

Baca Juga :  Apakah Bayar Fidyah Boleh Dicicil?

“Hendaklah kalian mengerjakan salat di rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya sebaik-baik salat seseorang adalah di rumahnya, kecuali salat maktubah” (H.R. Muslim).

Kedua, sering dibacakan Alquran. Membaca Alquran merupakan ibadah yang berpotensi mendapatkan pahala meski tanpa disertai niat. Hadis-hadis yang menganjurkan untuk membaca Alquran sangat banyak sekali. Adapun tempat yang paling baik untuk membaca Alquran ialah di dalam masjid dengan alasan terjamin kesuciannya. Selain di masjid, membaca Alquran juga sangat dianjurkan di dalam rumah, sebagaimana atsar yang di ceritakan oleh Abu Hurairah:

البيت الذي تلي فيه كتاب الله اتسع بأهله وكثر خيره وحضرته الملائكة وخرجت منه الشياطين, والبيت الذي لا يتل فيه كتاب الله ضاق بأهله وقل خيره وتنكبت عنه الملائكة وحضره الشياطين.

“Rumah yang di dalamnya dibacakan kitab Allah (Alquran) akan memberikan kelapangan pada penghuninya, banyak keberkahannya, para malaikat berdatangan, dan setan-setan keluar, dan rumah yang di dalamnya tidak dibacakan Alquran memberikan kesempitan terhadap penghuninya, sedikit kebaikannya, keluarnya para malaikat, dan setan-setan berdatangan” (H.R. Ibnu Abi Syaibah )

Hadis di atas memberikan gambaran pentingnya membaca Alquran di dalam rumah, karena selain mendatangkan sebuah keberkahan dengan didatangi para malaikat, juga dapat mengusir setan-setan yang merupakan sumber dari segala kejelekan.

Ketiga, selalu dalam keadaan suci. Islam adalah agama yang mengajarkan terhadap penganutnya agar selalu bersih dan suci. Suci yang dimaksud ialah suci rumahnya secara lahirnya, dan suci orangnya sebagai penghuni rumah tersebut, yakni ketika orang tersebut memiliki hadas besar langsung bergegas untuk mandi junub, karena malaikat enggan masuk ke dalam rumah yang terdapat orang yang masih junub.

Wallahu a’lam bish sawab.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.