Tiga Keutamaan Bersedekah Air

0
1550

BincangSyariah.Com – Air merupakan kebutuhan setiap manusia sehari-hari. Bahkan tidak hanya manusia, setiap makhluk hidup pasti membutuhkan air, mulai binatang hingga tumbuh-tumbuhan dan lainnya. Karena itu, Islam sangat memperhatikan masalah air ini, termasuk dalam masalah sedekah air. Terdapat banyak riwayat yang menyebutkan keutamaan bersedekah air, baik kepada manusia maupun kepada hewan.

Pertama, sedekah yang paling utama adalah sedekah air. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Abu Daud dari Sa’id, dia berkata;

أن سعدا أتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال أي الصدقة أعجب إليك قال الماء

Suatu saat Sa’ad mendatangi Nabi Saw dan bertanya; ‘Sedekah apa yang paling mengagumkan kepadamu?’ Nabi Saw menjawab; ‘Sedekah air.’

Dalam sebuah riwayat juga disebutkan bahwa Sa’ad berkata kepada Nabi Saw;

يا رسول الله  إن أم سعد ماتت فأي الصدقة أفضل قال الماء قال فحفر بئرا وقال  هذه لأم  سعد

Wahai Rasulullah, sesungguhnya Ibu Sa’ad telah meninggal, maka sedekah apa yang paling utama? Rasulullah menjawab; ‘Sedekah air.’ Kemudian Sa’ad menggali sumur dan dia berkata; ‘Ini sedekah milik ibu Sa’ad.’

Kedua, setiap tetes air yang disedekahkan akan mendapakan pahala di hari kiamat. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhari dari Jabir, dia berkata;

مَنْ حَفَر ماءً لم  تشرب  منه كبد حرَّى من جنٍّ ولا إنسٍ ولا سَبُعٍ ولا طائرٍ إلا آجره الله  يومَ القيامة

Barangsiapa menggali air, maka tiada meminum darinya mahluk hidup dari bangsa jin, manusia, dan burung kecuali Allah akan memberinya pahala di hari kiamat.

Ketiga, sedekah air bisa mendatangkan ampunan Allah. Disebutkan dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

Baca Juga :  Kesulitan itu Menguatkan, Bersyukurlah

بَيْنَا رَجُلٌ بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ   فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ   يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنَ الْعَطَشِ فَقَالَ الرَّجُلُ لَقَدْ   بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنَ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي كَانَ بَلَغَ مِنِّي   فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلَا خُفَّهُ مَاءً فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَاللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّه وَإِنَّ لَنَافِي   الْبَهَائِمِ لَأَجْرًا فَقَالَ فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ رَطْبَةٍ أَجْرٌ

Suatu   ketika seorang laki-laki sangat kehausan di tengah perjalanan, kemudian dia menemukan sumur, turun ke dalam dan minum. Sesudah itu, dia keluar dari sumur dan dia   melihat seekor anjing sedang menjilat tanah karena haus. Dia bergumam; ‘Demi Allah,   anjing ini telah menderita kehausan sebagaimana saya alami.’ Kemudian  dia pun turun ke dalam sumur dan mengisikan air ke dalam  sepatunya dan segera dia memberi  minum kepada anjing. Karena hal itu, Allah bersyukur dan mengampuni dosanya. Kemudian para sahabat bertanya; ‘Wahai Rasulullah, apakah kami memperoleh pahala dalam memberikan makanan dan minuman kepada hewan-hewan kami?’ Rasulullah menjawab; ‘Dalam setiap hal yang diberikan kepada perut hidup ada pahalanya.’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here