Tiga Hal yang Harus Dilakukan sebelum Pembagian Harta Warisan Menurut Islam

0
63297

BincangSyariah.Com – Setiap harta yang ditinggal mati pemiliknya menjadi hak ahli waris. Namun apakah harta yang ditinggalkan ahli waris otomatis dapat langsung dibagi kepada ahli waris? Apa yang harus dilakukan sebelum membagi warisan?

Tidak setiap harta yang ditinggalkan pewaris dapat langsung dibagikan kepada ahli waris. Di sana masih ada hak-hak orang lain dan hak si mayit. Sebelum harta warisan dibagi kepada ahli waris, ada tiga hal yang wajib dilakukan ahli waris.

Pertama, mengeluarkan biaya untuk pengurusan si mayit atau disebut tajhizul janazah. Yang dimaksud dengan tajhizul janazah mulai dari pengurusan biaya sakit, memandikan, mengkafani, menshalatkan dan terkahir menguburkan. Seluruh biaya yang timbul dari pengurusan tersebut diambil dari harta yang ditinggalkan oleh pewaris.

Kedua, melunasi utang. Kewajiban melunasi utang dilakukan oleh orang yang berhutang sendiri. Orang lain tidak berkewajiban melunasi utang si mayit. Untuk itu, keluarga berkewajiban sebatas pada melaksanakan pembayaran utang tersebut.

Pelunasan utang di atas diambil dari harta yang ditinggalkan pewaris. Jika harta yang ditinggalkan kurang, keluarga tidak berkewajiban untuk melunasi utang si mayit. Keluarga hanya memiliki kewajiban moral untuk melunasi. Untuk itu di Indonesia, biasanya sebelum acara pemakaman selalu dari pihak keluarga menyampaikan kesiapan untuk melunasi seluruh utang pewaris.

Terkait ini, tidak boleh seseorang berutang jika dia yakin tidak mampu untuk membayar. Pendapat ini didasarkan pada beberapa sikap Rasulullah Saw ketika menolak untuk menyolatkan jenazah yang belum melunasi utangnya. Sikap Rasulullah Saw tersebut ingin menunjukkan bahwa utang itu bukan persoalan sederhana.

Ketiga, mengeluarkan wasiat pewaris. Wasiat adalah pernyataan untuk melaksanakan sesuai setelah ia wafat. Besaran wasiat yang diperbolehkan dalam Islam adalah maksimal 1/3 (sepertiga) dari harta yang ditinggalkan.

Tiga kewajiban di atas dilakukan secara berurutan. Tidak boleh ahli waris membagikan harta warisan sampai dengan tiga kewajiban selesai dilakukan.
Wallahu alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here