Tiga Hal yang Disunahkan di Hari Jumat

0
1624

BincangSyariahCom – Hari Jumat merupakan hari raya mingguannya umat Islam. Bahkan ia disebut juga dengan sayyidul ayyam (tuan bagi hari-hari yang lain). Oleh karena itu, hendaknya setiap muslim memanfaatkan hari Jumat yang istimewa ini dengan aktifitas-aktifitas yang positif. Berikut adalah tiga hal yang disunahkan di hari Jumat. Sebagaimana yang telah diterangkan dalam kitab Al-Fiqh Al-Manhaji Ala Madzhab Al-Imam Al-Syafii.

Pertama. Membaca surah Al-Kahf di hari Jumat dan atau di malam Jumat. Hal ini berdasarkan riwayat Abi Said Al-Khudri yang berkata bahwasannya Nabi saw. bersabda

“من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين”. رواه النسائي في عمل اليوم والليلة.

“Siapa yang membaca surah Al-Kahf di hari Jumat, maka baginya cahaya yang terang antara dua Jumat.” (HR. An-Nasai). Imam Al-Hakim juga meriwayatkan hadis ini di dalam kitabnya Al-Mustadrak Alas Shahihain. Bahkan beliau juga meriwayatkan beberapa hadis lainnya terkait fadilah membaca atau menghafal sepuluh ayat pertama dari surah Al-Kahf. Yakni di antaranya ia akan diselamatkan dari fitnah Dajjal.

Kedua. Memperbanyak doa baik di hari Jumat atau malamnya. Hal ini berdasarkan riwayat Abu Hurairah r.a. bahwasannya Rasulullah saw. pernah membahas tentang hari Jumat. Beliau bersabda

فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا. رواه البخاري ومسلم.

“Di hari Jumat terdapat waktu yang jika seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasulullah saw. mengisyaratkan dengan tangan beliau sebagai gambaran akan sedikitnya waktu itu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Rasulullah saw. menjelaskan dalam hadis tersebut bahwa di hari Jumat terdapat waktu mustajab yang sedikit sekali durasinya jika doa dipanjatkan di waktu tersebut. Oleh karena itu, manfaatkanlah di setiap kesempatan khususnya setelah melaksanakan shalat untuk memanjatkan doa. Karena tidak ada yang tahu waktu mustajab itu secara pasti.

Baca Juga :  Rutinitas Nabi Saw di Hari Jumat

Ketiga. Memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi saw. baik di hari Jumatnya maupun di malam Jumat. Hal ini berdasarkan riwayat Aus bin Aus. Ia berkata, Rasulullah saw. bersabda

إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ: فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ: وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلاَتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ؟ قَالَ: يَقُولُونَ: بَلِيتَ قَالَ: إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَرَّمَ عَلَى الأَرْضِ أَجْسَادَ الأَنْبِيَاءِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِمْ.  رواه ابو داود.

“Sungguh hari yang paling afdhal kalian adalah hari Jumat. Maka, perbanyaklah bershawalat kepadaku di dalamnya. Karena sesungguhnya shalawat kalian itu diperlihatkan kepadaku. Aus bin Aus berkata, lalu para sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah, bagaimana bisa shalawat kita diperlihatkan (disampaikan) kepadamu. Sedangkan engkau sudah meninggal?” Para sahabat (yang lain) berkata: “Kamu benar.” Rasulullah saw. pun menjawab: “Sungguh Allah tabaraka wa ta’ala mengharamkan jasad-jasad para nabi shallallahu alaihim di atas tanah.” (HR. Abu Daud).

Demikianlah tiga hal yang disunahkan saat hari Jumat. Yakni membaca surah Al-Kahf, memperbanyak doa dan memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi saw. oleh karena itu, manfaatkanlah sebaik-baiknya hari Jumat kalian dengan tiga kesunahan tersebut. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here