Tiga Cara Membersihkan Darah Haid ala Rasulullah Saw

0
4908

BincangSyariah.Com – Saat wanita haid meski sudah mengenakan pembalut terkadang darahnya masih saja ada kemungkinan mengenai celana yang ia kenakan. Lalu bagaimana cara membersihkan pakaian dari darah haid?

Berikut cara membersihkan darah haid berdasarkan hadis dari Rasulullah Saw.,

حَدَّثَتْنِي فَاطِمَةُ، عَنْ أَسْمَاءَ قَالَتْ: جَاءَتِ امْرَأَةٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ: إِحْدَانَا يُصِيبُ ثَوْبَهَا مِنْ دَمِ الْحَيْضَةِ، كَيْفَ تَصْنَعُ بِهِ، قَالَ:تَحُتُّهُ، ثُمَّ تَقْرُصُهُ بِالْمَاءِ، ثُمَّ تَنْضَحُهُ، ثُمَّ تُصَلِّي فِيه – رواه مسلم

Fathimah telah bercerita kepada kami dari Asma’ ia berkata: Datang seorang perempuan kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, dia berkata: “Salah satu dari kami mengenai baju kami dengan darah haid, bagaimana kami menggunakan baju ini lagi?” Lalu Rasulullah SAW menjawab “gosokklah bajumu, kemudian sikatlah (dengan jari-jari dan kuku-kukumu) dengan air kemudian siramlah dengan air lalu solatlah dengan baju itu” – HR. Muslim

Syekh Mohamed Mutawally Al-Sh’aarawi (1911-1998)  seorang ulama kontemporer dalam kitabnya Fiqh al-Mar’ah al-Muslimah menjelaskan makna tahuttuhu memiliki makna tahukkuhu yang artinya menggosok, menyikat dan menggaruk. Sedangkan tuqrishuhu memiliki makna tadullukuhu bi al-ashoobi’ wa al-izhfaar ma’a shobb al-maa’ ‘alaihi hattaa yadzhaba atsaruhu (menyikat dengan jari dan kuku dan disiram dengan air sampai hilang bekasnya). Sedangkan tandhuhuhu memiliki makna taghtasiluhu yaitu menyiramnya dengan air mengalir.

Baca Juga :  Hukum Memasang Gigi Palsu dari Emas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here