Terkait Viral Disertasi UIN Sunan Kalijaga, Ini Pendapat Kiai Syakur tentang Milkul Yamin

0
1065

BincangSyariah.Com – Belakangan ini dunia maya dihebohkan dengan sebuah disertasi karya Dr. Abdul Aziz yang berjudul Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non-Marital. Disertasi ini pun tidak luput dari perhatian Kiai Syakur Yasin Candangpinggan, Indramayu.

Menurut sahabat Gus Dur ini, konsep milkul yamin adalah langkah kemajuan umat Islam. Pada waktu dahulu, hal yang berlaku di seluruh dunia itu orang diperbudak tanpa ada rasa kemanusiannya. Seorang perempuan yang dianggap budak diperlakukan tidak hormat.

Menurutnya, perbudakan pada waktu itu masih merupakan tradisi di dunia. Budak perempuan yang dibeli itu boleh dinikah sebagai istri.

“Program Rasulullah itu sudah ter-install di dalam otaknya bahwa manusia diperjualbelikan itu tidak manusiawi, diperkosa seenaknya saja. Cara Rasulullah memanusiawikan para budak itu dengan cara membeli lalu membebaskannya,” ujar kiai alumni Pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon ini.

Beberapa perbuatan yang melanggar syariat juga menganjurkan membebaskan budak. Misalnya, suami-istri yang bersenggama pada siang hari bulan Ramadan itu bila dia orang kaya maka wajib membebaskan budak.

Selain itu, menurut Kiai yang pernah menempuh studi di Tunisia ini, setiap budak boleh mengajukan permohonan merdeka dengan cara akad mukatabah.

“Budak mengembalikan uang kepada majikan yang telah membelinya. Budak tersebut pun mendapatkan uang dari dana zakat. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa wa katibuhum in ‘alimtum fihim khaira.

Kiai Syakur tidak menyalahkan atau membenarkan disertasi Abdul Aziz, Dosen IAIN Surakarta. Namun, kiai asal Indramayu ini menganjurkan penelitian itu harus melihat permasalahan tidak hanya sekedar boleh atau tidak secara fikih. Akan tetapi, penelitian mengenai kemasyarakatan atau hukum perkawinan harus melihat aspek antropologis juga. Dengan demikian, hasil karya ilmiah tersebut tidak bias dan maslahat untuk kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Larangan Mengafirkan Sesama Muslim

Untuk melihat versi lengkap Kiai Syakur, silakan lihat di tautan berikut ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here