Tentang Shalat yang Paling Utama di Sisi Allah

0
31

BincangSyariah.Com – Mari kita bersyukur karena masih selalu dipertemukan kembali dengan hari jumat, khususnya momentum shalat subuh. Sebab, sebaik-baik salat seorang muslim/muslimah selama sepekan, ialah shalat subuh pada hari jumat yang dia tunaikan secara berjamaah.

Abdullah bin Umar meriwayatkan sebuah hadis yang menegaskan tentang hal tersebut,

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: أفضل الصلوات عند الله صلاة الصبح يوم الجمعة في جماعة

Shalat yang paling utama di sisi Allah swt. adalah salat subuh di hari Jumat secara berjamaah. (H.R. al-Baihaqi)

Sementara itu, Abu Hurairah meriwayatkan dalam hadis lain yang mengisahkan bagaimana perilaku Nabi saw. dalam melaksanakan salat subuh pada hari Jumat tersebut,

عن أبي هريرة رضي الله عنه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الصُّبْحِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ بِـ الم تَنْزِيلُ فِي الرَّكْعَةِ الأُولَى وَفِي الثَّانِيَةِ هَلْ أَتَى عَلَى الإِنْسَانِ حِينٌ مِنْ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

Bahwa dalam salat subuh hari Jumat, Nabi saw. membaca “alif-lam-mim, tanzilu” untuk rakaat pertama, sedangkan di rakaat kedua beliau membaca “hal ataa ‘ala al-insan hinun min al-dahri lam yakun syai’an madzkuran.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Atas itu, dapat dipahami bahwa terdapat kesunahan berupa preferensi surah yang dibaca setelah Fatihah. Untuk rakaat pertama disunahkan membaca surah ke-32, yakni surah As-Sajdah. Lalu, untuk rakaat keduanya disunahkan membaca surah ke-76 atau surah Al-Insan. Namun sekali lagi, perihal surah yang dibaca ini bukanlah sebuah keharusan, namun hukumnya sunah. Sebab, demikianlah ahwal yang Rasulullah teladankan tatkala salat subuh di hari Jumat.

Lebih lanjut, Syaikh Ibn Hajar al-‘Asqalani menyatakan bahwa ada hikmah di balik kesunahan membaca surah As-Sajdah dan Al-Insan dalam salat subuh hari Jumat. Hikmahnya berupa isyarat untuk merenungi akan isi kandungan dari kedua surah tersebut, yaitu tentang peristiwa penciptaan Nabi Adam ‘alaihis-salam yang terjadi dahulu pada hari Jumat, serta tentang hari kiamat yang akan terjadi di kemudian hari, tepatnya juga pada hari Jumat.

Baca Juga :  Mencari Simpati Kiai Jelang Pemilu

‘Ala kulli hal, semoga saja kita semuanya mampu memanfaatkan momentum istimewa di hari Jumat ini dengan sebaik-sebaiknya. Lebih-lebih, jangan sampai kita kelewatan salat subuh berjamaah hari ini, karena itulah sebaik-baiknya salat sepanjang minggu ini.

Wallahu a’lam bish-shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here