Tauhid: Ajaran Pokok dalam Dakwah Rasulullah

0
26

BincangSyariah.Com – Salah satu ajaran pokok dalam dakwah Rasulullah Saw. terutama di koya Mekkah adalah tauhid. Rasulullah Saw. diutus oleh Allah Swt. untuk membawa ajaran tauĥid.

Sebelum Islam datang, masyarakat Arab hidup dalam praktik kemusyrikan. Islam datang dan Nabi Muhammad Saw. menyampaikan kepada kaum Quraisy bahwa Allah Swt. Maha Pencipta.

Segala sesuatu di alam ini, langit, bumi, matahari, bintang-bintang, laut, gunung, manusia, hewan, tumbuhan, batu-batuan, air, api, dan lain sebagainya itu merupakan ciptaan Allah Swt.

Oleh sebab itu, Allah Swt. Maha Kuasa atas segala sesuatu, sedangkan manusia lemah tak berdaya. Ia Maha Agung (Mulia), sedangkan manusia rendah dan hina.

Selain Maha Pencipta dan Maha Kuasa, Allah Swt, memelihara seluruh makhluk-Nya dan Allah Swt. menyediakan seluruh kebutuhan ciptaannya, termasuk manusia.

Salah satu ajaran pokok dalam dakwah Rasulullah Saw. adalah Nabi Muhammad Saw. Yang mengajarkan bahwa Allah Swt. Maha Mengetahui.

Allah Swt. juga mengajarkan manusia berbagai macam ilmu pengetahuan yang tidak diketahuinya dan cara memperoleh dan mengembangkan ilmu pengetahuan tersebut.

Ajaran keimanan adalah ajaran utama yang diembankan kepada Rasulullah saw. yang bersumber kepada wahyu-wahyu Ilahi. Tauhid adalah ajaran pokok dalam dakwah Rasulullah Saw.

Ada banyak sekali ayat al-Qur’ān yang memerintahkan beliau agar menyampaikan keimanan sebagai pokok ajaran Islam yang sempurna.

Allah Swt. berfirman dalam Quran Surat al-Ikhlas:

قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ

qul huwallāhu aad

Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa.

ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ

allāhuamad

Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

lam yalid wa lam ylad

Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,

Baca Juga :  Allah Mengecam yang Mengolok-Olok Rasulullah, Tapi…?

وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

wa lam yakul lah kufuwan aad

dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

Ajaran tauĥid menjejak sangat dalam di hati Nabi Muhammad Saw. dan para pengikutnya. Tauhid menimbulkan keyakinan yang kuat, mapan, dan tak tergoyahkan.

Berikut adalah beberapa hal yang ditimbulkan oleh tauhid:

  1. Keyakinan ini, para sahabat sangat percaya bahwa Allah Swt. tidak akan membiarkan mereka dalam kesulitan dan penderitaan.
  2. Mereka percaya bahwa Allah Swt. akan memberikan kebahagiaan hidup kepada mereka. Para sahabat terbebas dari pengaruh kekayaan dan kesenangan duniawi.
  3. Para sahabat mampu bersabar dan bertahan serta tetap berpegang teguh pada agama ketika mereka mendapatkan tantangan dan siksaan yang amat keji dari pemuka-pemuka Quraisy.

Nabi Muhammad Saw. mengatakan dengan mantap kepada Abu Thalib:

“Paman, demi Allah, kalaupun mereka meletakkan matahari di tangan kananku dan rembulan di tangan kiriku agar aku meninggalkan tugas ini, sungguh tidak akan aku tinggalkan. Biarlah nanti Allah Swt. yang akan membuktikan apakah saya memperoleh kemenangan (berhasil) atau binasa karenanya.”

Hal ini pula yang menjadi rahasia mengapa Bilal bin Rabbah mampu bertahan atas siksaan yang ia terima dengan tetap mengucapkan “Allah Maha Esa” secara berulang-ulang. Ia menerapkan tauhid, ajaran pokok dalam dakwah Rasulullah Saw.[] (Baca: Tauhid adalah Alasan Allah Menciptakan Makhluk dan Semesta Alam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here