Tata Cara Sujud Tilawah Bagi Imam Ketika Shalat Sirriyah

0
10

BincangSyariah.Com – Ghalib di masyarakat Indonesia melaksanakan sujud tilawah pada saat mengerjakan salat jahr (Subuh, Magrib, dan Isya). Nah, terkadang ada imam yang membaca ayat sajadah pada salat sirriyah. Untuk persoalan ini, bagaimana tata cara sujud tilawah bagi imam ketika shalat sirriyah?

Sujud tilawah adalah sujud yang dilakukan ketika membaca atau mendengar ayat sajadah. Bagi yang mendengar dan membaca ayat sajadah tersebut disunatkan untuk melaksanakan sujud tilawah.

Dalam Alquran ada 14 tempat  yang mengandung ayat sajadah. Dalam kitab Nihayatu Az Zain Fi Irsyadi Al-Mubtadiin,  karya Abu Abdil Mu’thi Muhammad Nawawi bin Umar Al-Jawi,ayat sajadah  tersebut terdapat di pelbagai suroh, antara lain: Q.S. al-A’raf, ar- Ra’du, al-furqon, an-Nahl, al-Isra, maryam, Fussilat, an-Najm, al-Insyiqaq, an-naml, al- Iqra dan al-Haj.

Ada kebiasaan masyarakat Indonesia, ketika shalat subuh hari Jumat untuk membaca ayat sajadah. Bahkan ada beberapa masjid yang langganan ayat Sajadah setiap subuh Jumat.

Di sisi lain, membaca ayat sajadah juga biasanya dilakukan oleh Imam pada shalat jahr—Subuh, Magrib, dan Isya—, itu untuk tidak membuat bingung makmum.

Kemudian muncul persoalan, misalnya seorang Imam membaca ayat As-Sajadah pada saat melaksanakan shalat sirriyah—Zuhur dan Ashar—. Ilustrasi sederhana sebagai berikut:

“Ustadz Rizki adalah seorang Imam yang hafaz Alquran. Pada saat melaksanakan salat Ashar, ia ditunjuk jamah untuk menjadi Imam shalat. Ketika menjadi Imam Ustadz Rizki membaca ayat Sajadah”. Nah, apakah tindakan yang harus dilakukan oleh Ustadz Rizki? Apakah langsung sujud tilawah ketika membaca ayat sajadah?Atau ada cara lain?

Dalam keadaan ini, dianjurkan untuk Imam yang membaca ayat sajadah pada shalat sirriyah untuk menunda atau mengakhirkan sujudnya. Hal itu dilakukan agar tak membuat bingung makmum yang sedang mengikuti salat jamaah. Pendapat ini  merujuk kepada Kitab Fiqih, yang berjudul Kitab at-Taqrir as-sadidah fil masailil mufidah. Karya ulama besar, oleh Syeck Hasan bin Ahmad bin Muhammad bin Salim Al-Kaff.

Penjelasannya sebagai berikut:

يسن للامام تاخير سجوده في الصلاة السرية الى الفراغ من الصلاة, لما في السجود من التشويش على المأمومين

Artinya: Sunat hukumnya bagi seorang Imam mengakhirkan/menunda sujud tilawah ketika melaksanakan salat sirriyahi (Baca: Ashar dan Zuhur) sampai selesai shalat. Hal itu dilaksanakan agar tidak membuat makmum yang mengikuti shalat berjamaah was-was atau bingung.

Demikian keterangan tata cara sujud tilawah pada saat melaksanakan shalat sirriyah.

(Baca: Mendengar Ayat Sajadah dari Radio, Apakah Tetap Sunnah Sujud Tilawah?)

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here