Tata-cara Memotong Kuku yang Disunahkan

3
34901

BincangSyariah.Com – Dalam Islam, kita disunahkan untuk memotong kuku pada setiap hari Jumat. Kesunahan memotong kuku ini berlaku bagi laki-laki dan perempuan, kuku jari-jari tangan maupun kaki. Dalam kitab Almajmu disebutkan bahwa memotong kuku adalah kesunahan yang telah disepakati oleh para ulama.

أما تقليم الاظفار فمجمع علي انه سنة: وسواء فيه الرجل والمرأة واليدان والرجلان

“Adapun memotong kuku telah disepakati bahwa hal tersebut adalah sunah, baik laki-laki maupun perempuan, tangan maupun kaki.”

Selain itu, disunahkan ketika memotong kuku dimulai dari tangan kanan kemudian tangan kiri, dan kaki kanan kemudian kaki kiri. Hal ini disebutkan dalam kitab Almajmu berikut;

ويستحب ان يبدأ باليد اليمني ثم اليسرى ثم الرجل اليمني ثم اليسرى

“Disunahkan untuk memulai dari tangan kanan kemudian tangan kiri, dari kaki kanan kemudian kaki kiri.”

Adapun tata-cara memotong kuku, menurut Imam Nawawi, disunahkan untuk dimulai dari jari telunjuk tangan kanan, tengah, manis, kelingking, dan jempol. Untuk jari tangan sebelah kiri dimulai dari jari kelingking, manis, tengah, telunjuk dan jempol.

Kemudian untuk kaki disunahkan untuk dimulai dari jari kelingking sebelah kanan sampai ke jempol, dan kaki sebelah kiri dimulai dari jempol sampai jari kelingking.

Dalam kitab Fathul Bari, Imam Ibnu Hajar mengatakan;

وَلَمْ يَثْبُتْ فِي تَرْتِيبِ الْأَصَابِعِ عِنْدَ الْقَصِّ شَيْءٌ مِنَ الْأَحَادِيثِ لَكِنْ جَزَمَ النَّوَوِيُّ فِي شَرْحِ مُسْلِمٍ بِأَنَّهُ يُسْتَحَبُّ الْبَدْاَءةُ بِمُسَبِّحَةِ الْيُمْنَي ثُمَّ بِالْوُسْطَى ثُمَّ الْبِنْصِرِ ثُمَّ الْخِنْصِرِ ثُمَّ الْإِبْهَامِ وَفِي الْيُسْرَى بِالْبَدْاَءةِ بِخِنْصِرِهَا ثُمَّ بِالْبِنْصِرِ إِلَى  الْإِبْهَامِ وَيُبْدَأُ فِي الرِّجْلَيْنِ بِخِنْصِرِ الْيُمْنَى إِلَى الْإِبْهَامِ وَفِي الْيُسْرَى بِإِبْهَامِهَا إِلَى الْخِنْصِرِ

“Tidak ada satu pun hadis yang menjelaskan tentang tertib memotong kuku. Akan tetapi Imam Nawawi menegaskan dalam kitab Syarh Muslim, bahwa disunahkan untuk memulai dari jari telunjuk tangan kanan, tengah, manis, kelingking, dan jempol. Untuk jari tangan sebelah kiri dimulai dari jari kelingking, manis, sampai jempol. Untuk kaki dimulai dari jari kelingking sebelah kanan sampai ke jempol, dan kaki sebelah kiri dimulai dari jempol sampai jari kelingking.”

Baca Juga :  Sabda Nabi Saw. Tentang Mencegah Budaya Korupsi

3 KOMENTAR

  1. […] BincangSyariah.Com – Sudah maklum bahwa ketika seseorang hendak berkurban, maka dia dianjurkan agar tidak memotong dan mencabut rambut dan kukunya. Namun ada sebagian ustadz yang menjelaskan bahwa anjuran ini bukan hanya berlaku pada rambut dan kuku, namun juga hal-hal yang tumbuh pada bagian kulit, seperti kutil dan lainnya. Benarkah demikian? (Baca: Tata-cara Memotong Kuku yang Disunahkan) […]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here