Tafsir Surat al-Waqi’ah Ayat 7-9: Manusia ada Golongan Kanan dan Golongan Kiri, Apa Maksudnya?

2
613

BincangSyariah.Com – Di artikel sebelumnya dijelaskan mengenai kedaan dan situasi ketika Hari Kiamat terjadi. Allah SWT memastikan dalam enam ayat terdahulu tentang datangnya Hari Kiamat. Digambarkan pula bahwa pada saat itu bumi porak-poranda dan gunung-gunung meletus bagaikan debu yang beterbangan. Pada ayat berikut ini digambarkan bahwa manusia akan dibagi menjadi tiga golongan. Allah SWT berfirman:

وَكُنْتُمْ أَزْواجاً ثَلاثَةً () فَأَصْحابُ الْمَيْمَنَةِ مَا أَصْحابُ الْمَيْمَنَةِ () وَأَصْحابُ الْمَشْئَمَةِ ما أَصْحابُ الْمَشْئَمَةِ ()

Dan kamu menjadi tiga golongan. Yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu. dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

Terkait tiga ayat di atas, Ibnu Jarir al-Thabari meriwayatkan beberapa hadis terkait pendapat makna Azwajan Tsalatsah. Pertama hadis dari Ibnu Tsaur dari Ma’mar dari Qatadah bahwasanya makna ayat ke-7 surat al-Waqi’ah ini adalah kelompok-kelompok manusia akan terbagi menajdi tiga pada hari kiamat. Kedua riwayat dari Ibnu Humaid dari Yahya bin Wadhih dari ‘Ubaidillah dari al-‘Atki dari Utsman bin Abdullah bin Suraqah bahwasanya dari tiga golongan dalam ayat 7 tersebut, dua golongan berada di surga, sedang satu golongan lain berada di neraka.

Kata azwajan pada ayat 7, menurut al-Wahidi bermakna ashnafan yang artinya kelompok atau golongan. Penjelasan ini mengacu pada makna dasar dari kata azwajan yang artinya pasangan, dalam konteks ayat ini makna tersebut kurang tepat, lebih tepat dimaknai dengan ashnafan yaitu kelompok. Yang dimaksud dengan ayat 8, kata al-Wahidi adalah orang-orang yang menerima kitab amal mereka dengan tangan kanan. Sebagian penafsiran lain, al-Wahidi menambahkan, menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan golongan kanan adalah mereka yang berada di posisi sebelah kanan. Adapun ayat 9, masih menurut al-Wahidi adalah mereka yang menerima kitab amal dengan tangan kiri atau mereka yang berada di posisi sebelah kiri.

Baca Juga :  Metode Irfani dalam Menafsirkan Alquran Menurut Ibnu Arabi

Menurut al-Qusyairi ungkapan pertanyaan pada kalimat kedua ayat 8, maa ashhab al-yamiin (alangkah baik golongan kanan) pada ayat 8, adalah sebagai bentuk pujian atas perbuatan mereka dan sebagai penghargaan atas takdir yang mereka pilih. Mereka itulah, kata al-Qusyairi, golongan orang-orang yang beruntung, mendapat keberakahan, dan mendapatkan pahala. Sedangkan ungkapan maa ashhaab al-masy’amah pada ayat 9, adalah bentuk ungkapan betapa hinanya golongan kiri itu (al-mubaalaghah fi dzammihim). Mereka adalah orang-orang yang merugikan diri sendiri (ashhab al-syu’m ‘alaa anfusihim).

Fakhruddin al-Razi menegaskan bahwa yang dimaksud dengan golongan kanan (ashhab al-maimanah) pada ayat 7 adalah mereka yang akan masuk ke dalam surga. Al-Razi mengungkap beberapa alasan mengapa para penduduk surga ini dinamakan ashhab al-maimanah. Pertama karena para ahli surga akan mendapatkan kitab amal mereka dengan tangan kanan. Kedua, para penduduk surga ini diliputi cahaya di depan dan di sebelah kanan mereka, sebagaimana diterangkan dalam Q.S al-Hadid ayat 12. Ketiga, karena kata al-yamiin (kanan) adalah ungkapan yang digunakan masyarakat Arab untuk menunjukkan kebaikan (al-dalil ‘ala ‘al-khair). Adapun untuk kelompok golongan kiri, dalam penjelasan al-Razi adalah kebalikan dari golongan kanan.

Sedikit berbeda dengan penafsiran-penafsiran di atas, ulama modern asal Suriah Jamaluddin al-Qasimi dalam kitabnya Mahasin al-Ta’wil berpendapat bahwa golongan kanan adalah mereka yang menempati tempat bahagia karena mereka telah menabar manfaat dan memberikan dampak kemaslahatan bagi umat manusia. Sedangkan golongan kiri adalah perusak di muka bumi dan telah berbuat keburukan bagi umat manusia. Menurut al-Qasimi ungkapan kanan dan kiri dalam dua ayat di atas (ayat 8 dan 9) bukan untuk dimaknai dengan cara harfiah (tempat), akan tetapi lebih pada sikap, kepribadian, dan perbuatan mereka.

Baca Juga :  Tidak Ada Orang Tua di dalam Surga

Dari tiga golongan yang dijelaskan dalam surat al-Waqi’ah, tiga ayat di atas baru menyebutkan dua golongan, yaitu golongan kanan dan golongan kiri. Untuk golongan ketiga akan diterangkan lebih lanjut pada ayat 10 dan akan dijelaskan dalam artikel selanjutnya. Wallahu A’lam.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here