Syarat untuk Mendapatkan Kasih Sayang Allah

0
1890

BincangSyariah.Com – Jika kasih sayang ibu kepada anaknya tak terhingga sepanjang masa, maka kasih sayang Allah lebih dari panjangnya masa. Allah memberikan apa-apa yang kita butuhkan dan menjawab apa yang telah kita mohonkan kepada-Nya. Membaca kasih sayang Allah sama dengan langkah awal mensyukuri nikmat-Nya, dan tidak semua dari kita bisa membaca kasih sayang-Nya. (Cara Mengukur Anda Sudah Cinta Allah atau Belum)

Di sinilah terbaca siapa saja yang bersyukur dan siapa yang tidak, bahkan masih ada seseorang yang merasa dirinya belum mendapatkan kasih sayang Allah dalam hidupnya. Mengapa demikian? Mungkin dirinya yang terlalu sering berkeluh kesah, mengeluh, dan tidak bersyukur atas karunia nikmat yang ada. Bukankah Allah Maha Penyayang atas setiap hamba-Nya yang beriman? Dalam QS Al Ahzab ayat 43 disebutkan:

وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيماً

Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman

Jika seorang ibu tidak tega melempar anaknya ke dalam kobaran api, sungguh Allah lebih sayang kepada hamba-hambaNya lebih dari pada kasih sayang ibu tersebut. Allah lebih tidak tega melihat kita dicampakkan ke dalam api neraka. Namun jika kita tidak kenal Allah, tidak peduli pada agama-Nya, lantas bagaimana bisa kasih sayang Allah melekat pada kita?

Oleh karena itu, perlu kiranya kita mengerti akan syarat untuk mendapatkan kasih sayang Allah. Dalam riwayat Bukhari, Rasulullah bersabda:

من لم يرحم لا يرحم

Siapapun yang tidak menyayangi manusia, tidak akan disayang oleh Allah (HR Bukhari)

Dalam kitab Al Adab Al Mufrad karya Imam Bukhari, hadis tersebut mengungkapkan bahwa ternyata syarat untuk mendapatkan bagian kita dari rahmat dan kasih sayang Allah adalah harus menyayangi manusia, bahkan seluruh makhluknya. Dari sini bisa bisa menengok pada diri sendiri, sudahkah kita menyayangi saudara, kerabat, atau bahkan orang lain dengan sebaik-baik ksih sayang? Jika belum, tak ada salahnya jika kita memulainya dari sekarang. Sebab dengan demikian, kita akan dijamin mendapatkan rahmat dan kasih sayang Allah.

Baca Juga :  Bolehkah Pemerintah Hukum Penghina Orang Lain dengan Nama Hewan dalam Islam?

Dengan demikian, terjawab sudah apa yang menjadi syarat untuk mendapatkan kasih sayang allah. Tak lain dan tak salah adalah dengan mencintai makhluk Allah dengan sebaik-baik kasih sayang. Jika kita menyayanginya, Allah akan menyanyangi kita. Begitupun sebaliknya, Allah tidak menyayangi hamba-Nya yang tidak sayang pada manusia atau makhluk lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here