Suka Dengar Ungkapan “Kalau Soal Agama Jangan Banyak Tanya!”, Benar Gitu?

0
41

BincangSyariah.Com – Apakah diantara kita ada yang menerima pernyatan, “kalau soal agama jangan banyak tanya!”, atau “banyak bertanya dalam persoalan agama adalah tanda kurangnya keimanan!” Menurut yang mengatakan demikian, banyak bertanya dalam persoalan agama menunjukkan seseorang tidak terlalu yakin dengan keimanannya sendiri. Padahal, bukankah Islam adalah agama yang benar. Kira-kira demikian alur berpikirnya. Tapi, apa iya kalau muslim yang banyak bertanya itu tandanya kurang keimanannya?

Ada suatu prinsip yang sebenarnya sangat baik untuk menjawab persoalan ini. Prinsip tersebut dikenal dalam khazanah islam, bahwa bertanya itu sebenarnya merupakan setengah jalan dari mendapatkan ilmu (as-su’aal nishfu al-‘ilm). Sehingga, sebenarnya bertanya itu sendiri adalah jalan menuju ilmu. Bagaimana mungkin seseorang memperoleh pengetahuan jika ia tidak memulainya dengan bertanya?

Al-Quran sendiri, memang merekam berbagai fragmen yang menunjukkan kalau orang yang menggunakan daya akal pikiran yang telah Tuhan anugerahkan kepadanya, dipuji sebagai orang-orang yang berpikir. Istilah bermacam-macam, mulai dari Ulul Albab, Ulul Abshor, Ulin Nuhaa’, hingga qawmin yatafakkaruun, yang seluruhnya memiliki titik temu kepada makna orang-orang yang berpikir dan mempertanyakan sesuatu.

Bahkan, Nabi Ibrahim As., Nabi yang disebut sebagai datuknya para nabi (abu al-anbiyaa’) – karena dari keturunan dua putranya, Ishak dan Ismail, lahir banyak para nabi – “menemukan” Tuhan yang sejati dimulai dari mempertanyakan tuhan-tuhan dan simbol-simbol yang diyakini kebesarannya.

Ia mulai dengan mencoba mempertuhankan bulan. Namun ketika bulan menghilang di pagi hari, ia tidak lagi meyakini kebenaran bulan sebagai tuhan. Lalu ia mencoba mempertuhankan matahari, namun ia kembali tidak meyakininya karena matahari hilang ketika malam tiba. Beliau ‘alaihissalam terus demikian sampai akhirnya menemukan Tuhan yang hakiki, Allah Swt. yang menguasai langit, bumi, dan seluruh alam raya dan tiada satupun yang menyekutukan-Nya.

Jadi, masih ragu apakah seorang muslim itu tidak boleh banyak bertanya ? Kalau masih ragu, maka pembaca harus menonton penjelasan dari channel Youtube Benar Gitu! berikut ini!

100%

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here