Suami Mengajak Hubungan Intim ketika Puasa Qadha Ramadan, Adakah Kafaratnya?

1
4018

BincangSyariah.Com – Menyempurnakan puasa qadha Ramadan sampai selesai hukumnya wajib dan tidak diperbolehkan membatalkannya kecuali ada udzur syar’i atau sebab yang secara syariat menghalanginya berpuasa seperti haid dan sakit. Namun jika suami mengajak untuk berhubungan intim atau puasa batal sebab suami ingin berhubungan intim, apakah sang istri wajib membayar denda atau kafarat?

Imam al-Mubarakfuri menjelaskan dalam kitab Mir’atul Mafatih bahwa suami tidak bisa memaksa istri untuk berhubungan intim dengan alasan masih banyak waktu untuk mengqadha puasa kecuali memang itu adalah atas kehendak sang istri.

Hal itu karena istri memiliki hak untuk menyelesaikan tanggungan puasa fardhu yang diwajibkan kepadanya. Adapun jika puasa sunah maka suami boleh melarang jika memang dia membutuhkan berhubungan intim dengan istri, berdasarkan hadis riwayat Abu Hurairah

 لا يحل للمرأة أن تصوم وزوجها شاهد إلا بإذنه

Artinya: Tidak boleh seorang wanita berpuasa, sedangkan suaminya ada kecuali atas seizinnya.

Jika puasa qadha sang istri batal karena hal tersebut, maka ia harus bertobat kepada kepada Allah. Begitu juga sang suami hendaknya bertobat karena telah menyebabkan puasa qadha sang istri batal. Sebab qadha puasa Ramadan hukumnya wajib dan tidak boleh dibatalkan begitu saja tanpa ada udzur syar’i. Sebab Allah berfirman dalam surat Muhammad ayat 33:

{وَلَا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ {محمد: 33

Artinya; Dan janganlah kalian membatalkan ibadah kalian (Q.S. Muhammad; 33)

Adapun mengenai kafarat membatalkan puasa qadha, menurut Ibnu Rusyd dalam Bidayatul Mujtahid menjelaskan bahwa mayoritas ulama berpendapat tidak ada kewajiban membayar denda kafarat seperti jika melakukannya di siang hari Ramadan, dia hanya wajib mengganti puasanya di lain waktu. Karena kewajiban kafarat hanya diwajibkan bagi yang melakukannya di siang hari Ramadan. Wallahu’alam.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here