Sikap Orang Arif tatkala Khilaf, Ini Dua Cirinya

0
124

BincangSyariah.Com –  Jika surga dan neraka tak pernah ada, Masihkah kita mau  bersujud dan menyebut nama-Nya? Tanpa disadari, mungkin banyak di antara manusia yang lebih cenderung mengandalkan amal agar selamat dari neraka atau agara diiziinkan masuk surga-Nya. Terkadang seorang yang arif pun bisa khilaf dalam hal ini.

Amal yang dimaksud di sini ialah amal ibadah, seperti shalat dan zikir. Di antara tanda sikap mengandalkan amal menurut Ibnu Atha`illah al-Iskandari dalam al-Hikam, ialah berkurangnya harap kepada Allah tatkala khilaf.

Agar selamat dari Neraka atau dianugerahi surga, mereka senang mengandalkan amal  atau menggantungkan keselamatan diri mereka pada amal ibadah mereka dan bukan pada Allah secara murni.

Orang-orang yang mengandalkan amal ini terbagi menjadi dua kelompok. Yaitu:

Pertama. Mereka itu adalah para ‘abîd atau orang yang tekun beribadah.

Kedua. Para murîd atau orang yang menghendaki kedekatan dengan Allah.

Golongan pertama menganggap amal ibadah sebagai satu-satunya sarana untuk meraih surga dan menghindari siksa Allah.

Sementara itu, golongan kedua menganggap amal ibadah sebagai satu-satunya cara yang bisa mendekatkan diri mereka kepada Allah, menyingkap tirai penghalang hati, membersihkan keadaan batin, mendalami hakikat ilahiah (mukâsyafah), dan mengetahui berbagai rahasia ketuhanan lainnya.

Kedua golongan ini sama-sama tercela, karena tindakan dan keinginan mereka itu terlahir dari dorongan nafsu dan sikap percaya diri berlebih. Mereka menganggap amal ibadah sebagai perbuatan diri mereka sendiri dan yakin bahwa amal ibadah itu pasti akan membuahkan hasil yang mereka inginkan. Keduanya merupakan ciri-ciri sikap orang arif yang khilaf.

Wallahu’alam.

Baca Juga :  Cara Mengobati Orang yang Terkena Penyakit Ain


BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here