Sidang Tanwir Muhammadiyah: Semangat Beragama yang Mencerahkan

1
2433

BincangSyariah.Com –Pada Tanggal 15-17 Februari kali ini, Muhammadiyah mengadakan sidang tanwir Ke-51. Apa itu Tanwir?. Dalam AD/ART Muhammadiyah, Tanwir adalah permusywaratan dibawah muktamar. Artinya tanwir merupakan kegiatan yang dilakasanakan sebelum menuju muktamar. Filosofinya berasal dari Islam sebagai din at-tanwir, agama pencerahan yang mengeluarkan umat manusia dari “al-dhulumat” (segala bentuk kegelapan) kepada “an-nur”(kehidupan yang bercahayakan ajaran ilahi) Sebagaimana pesan utama Allah dalam Al-Qur’an:

”Dialah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Qur’an) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.” (Q.S Al-Hadid : 9)

Tema Tanwir yang diusung oleh Muhammadiyah ialah “Beragama yang Mencerahkan”. Separti dalam pidatonya, Haidar Nashir menyampaikan tema “Beragama yang Mencerahkan” dipilih setidaknya dengan dua pertimbangan penting. Pertama, Muhammadiyah maupun umat Islam agar menyebarluaskan pesan-pesan dan praktik Islam yang mencerahkan kehidupan sehingga menjadikan setiap muslim cerah hati, pikiran, sikap dan tindakan yang disinari oleh nilai-nilai ajaran Islam yang luhur dan utama. Kedua, dalam kehidupan sehari-hari masih dijumpai sebagian pemahaman dan pengalaman Islam yang tidak atau kurang menunjukkan pencerahan sehingga menimbulkan masalah dalam kehidupan umat dan bangsa seperti sikap ghuluw atau esktrem dalam beragama, intoleransi, kekerasan, takfiri, penyebaran hoax, politisasi agama; ujaran-ujaran buruk yang menebar marah, kebencian, dan permusuhan atasnama agama, serta praktik hidup yang menggambarkan kesenjangan antara lisan dan perbuatan.

Dalam sejarah, Muhammadiyah telah melakukan pencerahan kepada umat dan bangsa selama satu abad lebih. Awal berdirinya Muhammadiyah dimulai dengan memberikan pecerahannya melalui surat Al-Ma’un yaitu memberikan makan kepada fakir miskin, anak yatim serta membangun pantin asuhan. Tak hanya itu, Muhammadiyah memberikan juga pencerahan kepada perempuan dengan membangun organisasi Aisyiyah untuk  menaikan derajat perempuan di Nusantara. Muhammadiyah telah banyak berkhidmah untuk bangsa Indonesia dengan mendirikan kampus, sekoalah, pesantren, rumah sakit dan lain-lain. Ini menandakan bahwa Muhammadiyah telah melakukan pencerahan kepada bangsa dan umat Islam di Indonesia. Saat ini bangsa adalah sebagai negara muslim terbesar di dunia. Indonesia memiliki kekayangan yang luar biasa dan begitu banyak tersebar di Indonesia, namun masih perlu dilakukan pengelolaan alam dan sumber daya manusia yang lebih efektif dan efisiensi.

Baca Juga :  Kiai Chudori Tegalrejo: Pendekatan Dakwah Islam Nusantara

Dalam praktik keagamaan, umat Islam di Indonesia masih banyak masyarakat kita yang belum tercerahkan. Bahkan, sebagian dari umat Islam masih memperdebatkan hal-hal kecil seperti masalah qunut dan tarawih. Padahal ada yang lebih penting dari pada mempermasalahkan hal tersebut yaitu mencerdaskan bangsa. Dalam UUD 1945 disebutkan salah satu tugas bangsa Indonesia ialah mencerdaskan kehidupan bangsanya. Umat Islam di Indonesia khususnya sangat perlu pencerahan-pencerahan agama maupun pencerahan ilmu pengetahuan. Tugas ini masih perlu terus dilakukan, karena saat ini saja kondisi umat Islam dan bangsa Indonesia begitu memprihatinkan. Dengan dekatnya tahun politik, hanya karena beda pilihan politik membuat sebagian umat Islam saling mencaci-caci sesama saudara sendiri.

Saya harap, Muhammadiyah tetap kosisten dan terus bergerak dalam dakwah amar ma’ruf nahi mungkar serta menjaga keutuhan NKRI. Spirit pencerahan semoga selalu tetap ada dalam diri kader Muhammadiyah dan persyarikatan Muhammadiyah. Dan Muhammadiyah tetap mengawal politik dengan teduh dan harmonis

1 KOMENTAR

  1. Terima kasih KPD bincang syariah ,com atas pencerahan nya, karena ini ada hubungannya dg nama almarhum ayah saya beliau seorang Nahdliyyin /NU tulen tapi kok namanya ada kalimat “Tanwir dan di blk nama sayapun sama dg beliau.karna saya suka melihat dlm acara Muhammadiyah ada kt Tanwir maka itu saya jadi ingin tahu saja apa artinya kt Tanwir, wasalam terimakasih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here