Siapakah Orang yang Paling Sabar?

0
2123

BincangSyariah.Com – Jalan raya yang dilalui dalam kehidupan ini tidak selamanya datar. Adakalanya mendaki dan menurun, kadang-kadang bertaburan dengan duri. Adakalanya manusia mendapatkan kenikmatan dan adakalanya ditimpa musibah atau kesengsaraan. Ada saat tertawa dan ada saat menangis, adakalanya menang dan adakalanya kalah. Di saat kalah inilah kadang banyak manusia yang kalah tergoda dan kalah dengan hawa nafsunya. (Tiga Macam Kesabaran Menurut Imam al-Ghazali)

Satu kekuatan jiwa untuk bisa melewati dakian, turunan, dan taburan duri hidup adalah sabar. Dimana sabar sering disebut dengan sebuah tangga yang harus dilalui oleh setiap orang yang mendambakan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Sabar juga merupakan sebuah titian seseorang yang menginginkan dekat dengan Allah. Iman seseorangpun sangat kuat kaitannya dengan kesabaran. Jika imannya kuat, maka kekuatan sabarnya pun semakin besar dalam mengarungi bahtera kehidupan.

Jika boleh bertanya, siapakah orang yang paling sabar dalam hidup ini? Tentu jawabannya tidak  akan sama, alias berbeda-beda tergantung siapa yang menjawabnya. Namun dalam kitab Al-Mujalasah wa Jawahirul Ilm disebutkan sebagai berikut:

فمن كان أصبر الناس؟ من كان راية رادا لهواء

Siapakah orang yang paling sabar? Orang yang akal sehatnya mampu mengalahkan hawa nafsunya

Kitab karangan Abu Bakr Ad Dinawari di atas mengungkapkan bahwa sosok yang terbilang paling sabar adalah ia yang berakal sehat, dan dengan kesehatan akalnya ia mampu mengalahkan hawa nafsunya. Mungkin banyak dari kita  yang berilusi bahwa sesuatu yang bernama hawa nafsu itu dari akal sehat, lantaran bisa puas dengannya.

Demikian pula seseorang yang berilusi bahwa waswas (bisikan-bisikan buruk) yang dibuat setan dalam dirinya dan mereka puas berasala  dari akal sehat. Padahal pada hakikatnya sosok yang seperti  itu telah dihiasi oleh setan sehingga memandang indah keburukan mereka dan merekapun menuruti hawa nafsu tanpa bukti (hujjah syar’iyyah) dari Allah.

Baca Juga :  Curhat Ujian Hidup pada Orang Lain, Apa Tanda Tidak Sabar?

Oleh karena itu disebutkan bahwa orang yang paling sabar adalah orang yang bisa mengalahkan hawa nafsu dengan akal sehatnya. Sebab akal sehatnya bisa tidak tergoyahkan oleh bujukan dan hiasan setan, ia menyadari bahwa yang demikian datangnya bukan dari Allah. Melainkan hanya hal yang diindahkan oleh setan. Sebagaimana peringatan-Nya dalam QS Muhammad ayat 14:

أَفَمَنْ كَانَ عَلَىٰ بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّهِ كَمَنْ زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here