Siapakah Orang yang Aman dari Siksa Allah?

0
723

BincangSyariah.Com –   Sering kita temui dalam Al Qur’an sebuah informasi tentang siksa pedih yang Allah berikan kepada mereka yang banyak melanggar perintah Allah. namun juga tidak sedikit kita menemukan ayat Al Qur’an yang membuat sang pembaca tersenyum manis. Sebab yang dibaca adalah ayat-ayat indah yang menceritakan betapa luasnya rahmat Allah yang berikan kepada mereka yang mau mendekat kepada-Nya.

Begitulah Allah yang Maha Adil berkehendak, memberikan siksa yang pedih kepada mereka yang membantah dan banyaknya nikmat bagi mereka yang taat. Surat QS Al Maidah ayat 98 mengingatkan:

اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ وَأَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

Dengan demikian, hidup adalah sebuah pilihan untuk menuju nikmat atau siksa Allah.  Jika tidak menginginkan siksa melanda, maka Rasulullah pernah bersabda tentangnya. Tentang seseorang yang mau membantu sesama dengan memenuhi kebutuhannya. Sebuah karakter yang sangat mulia.

Dengan memiliki karakter yang seperti itu, tentunya rahmat Allah selalu meliputinya. Di mana Allah akan melepaskan kesulitan-kesulitannya sebab ia telah melepaskan kesulitan orang lain.  Rasulullah bersabda:

وقال صلى الله عليه وسلم ان الله خلقا خلقهم لحوائج النا س يفرغ النا س اليهم في حوائجهم ألئك الأمنون من عذاب الله

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya Allah menciptakan makhluk, untuk memenuhi kebutuhan manusia lainnya. Manusia meluangkan waktu untuk memenuhi kebutuhan mereka. Mereka itulah yang aman dari siksa Allah

Jika ada yang bertanya, siapakah dia yang bisa terlepas dari siksa Allah? Maka jawabannya adalah dia yang mau meluangkan waktu untuk memenuhi kebutuhan orang lain.

Memenuhi kebutuhan orang lain di sini tidak melulu dengan membantu berupa uang atau benda yang bernilai, namun segala sesuatu yang sedang dibutuhkannya. Misal ada seseorang yang sedang galau, kita bisa menghiburnya dengan bit yang lucu, sehingga ia bisa tertawa lepas dan bahagia.

Baca Juga :  Cadar, Burkak, dan Nikab

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here