Salat Sambil Duduk, Sebaiknya di Kursi atau di Lantai?

0
308

BincangSyariah.Com – Pada saat kita melaksanakan salat fardu berjamaah di masjid, kita kadang menemukan orang yang melaksanakan salat dalam keadaan duduk di kursi biasa, dan ada pula yang duduk di kursi roda. Sebenarnya, jika seseorang tidak mampu berdiri dalam salat fardu dan hanya bisa melaksanakannya dengan duduk, sebaiknya duduk di atas kursi atau di lantai?

Jika seseorang tidak bisa melaksanakan salat fardu berdiri, maka boleh baginya untuk salat dengan duduk, baik duduk di kursi biasa atau kursi roda maupun duduk di lantai. Keduanya sama-sama dibolehkan. Hanya saja, jika seseorang yang melaksanakan salat dengan duduk di kursi mampu rukuk dan sujud dengan sempurna, maka dia wajib turun dari kursinya untuk melakukan rukuk dan sujud tersebut. Jika tidak mampu, maka cukup baginya menundukkan kepala saja.

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab al-Fikr al-Asasi fi Bayani al-Shalati ‘ala al-Kursi berikut;

يجوز لعاجز عن القيام لمشقة شديدة لا تحتمل عادة كالزمن القعود سواء كان على الكرسي او غيره بل يجب عليه ، لكن أن أمكنه الركوع والسجود كاملا يجب عليه ان يهوي عن الكرسي لهما

“Boleh bagi orang yang tidak mampu berdiri karena ada kesusahan yang umumnya tidak bisa ditanggung seperti karena tua renta, untuk salat dengan duduk baik di atas kursi atau lainnya. Bahkan baginya wajib untuk duduk. Akan tetapi jika memungkinkan untuk rukuk dan sujud dengan sempurna, maka wajib baginya turun dari kursi untuk melakukan rukuk dan sujud tersebut.”

Meskipun duduk di kursi dan di lantai sama-sama boleh, namun menurut ulama sebaiknya melaksanakan salat dengan duduk di lantai saja karena lebih sesuai dengan sunah Nabi saw dan lebih bisa untuk khusyuk.

Baca Juga :  Etika Ketika Puasa Namun Diajak Makan

Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab al-Fikr al-Asasi fi Bayani al-Shalati ‘ala al-Kursi berikut;

أن صلاة المصلي قاعداً على الأرض هي الأفضل والأقرب إلى السنة وإلى الخشوع

“Sesungguhnya orang yang salat di atas tanah (lantai) adalah lebih utama dan lebih dekat pada sunah dan kekhusyukan.”

Tentu ini berlaku bagi orang yang sama-sama mudah duduk di kursi dan duduk di lantai. Adapun bagi orang yang lebih mudah salat di kursi biasa atau kursi roda, maka baginya tetap salat dengan duduk di kursi biasa atau kursi roda tersebut dan tidak perlu memaksa untuk duduk di lantai.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here