Sepuluh Karakter Anjing yang Patut Diteladani Seorang Mukmin

0
1700

BincangSyariah.Com – Anjing dalam mazhab Syafii dianggap sebagai hewan yang berkategori najis mugalazah atau najis berat. Ini karena dalam menyucikan benda yang terkena najis anjing itu perlu upaya yang cukup berat. Namun demikian, siapa sangka ternyata ada sepuluh karakter yang terpuji dari anjing yang patut ditiru oleh orang beriman sebagaimana catatan Syekh Nawawi Banten dalam Kasyifatus Saja berikut:

أولها لا يزال جائعا، وهذه من صفات الصالحين. الثانية لا ينام من الليل إلا قليلا، وهذه من صفات المتهجدين. الثالثة، لو طرد في اليوم ألف مرة ما برح من باب سيده، وهذه من صفات الصادقين.  الرابعة، إذا مات لم يخلف ميراثا، وهذه من صفات الزاهدين. الخامسة، أن يقنع من الأرض بأدنى موضع، وهذه من صفات الراضين.

السادسة، أن ينظر إلى كل من يرى حتى يطرح له لقمة، وهذه من أخلاق المساكين. السابعة، أنه لو طرد وحثي عليه التراب فلا يغضب ولا يحقد، وهذه من أخلاق العاشقين. الثامنة، إذا غلب على موضعه يتركه ويذهب إلى غيره وهذه من أفعال الحامدين. التاسعة، إذا أجدي له أي أعطي له لقمة أكلها وبات عليها وهذه من علامات القانعين. العاشرة، أنه إذا سافر من بلد إلى غيرها لم يتزود، وهذه من علامات المتوكلين.

Pertama, anjing itu selalu lapar, dan ini biasa dilakukan orang-orang saleh. Kedua, tidur pada malam hari hanya sebentar, dan ini perilaku orang-orang yang senang tahajud. Ketiga, jika diusir seribu kali pun, anjing itu tidak akan pergi dari rumah majikannya (karena mengekspresikan kesetiaannya), dan ini termasuk karakter orang-orang yang loyal. Keempat, jika mati, anjing itu tak meninggalkan barang berharga untuk anak-anaknya, dan ini termasuk karakter terpuji orang-orang yang zuhud. Kelima, anjing itu selalu menerima berada di tempat rendah, dan ini termasuk karakter orang-orang yang rida (pada takdir Allah).

Baca Juga :  Haramkah Sayuran yang Dipupuk Pakai Kotoran Babi atau Anjing?

Keenam, anjing itu selalu menatap orang yang memandanginya, sampai orang itu memberi sekepal makanan, inilah akhlak orang-orang miskin. Ketujuh, jika diusir dan dilempari pasir, anjing itu tidak marah dan dengki pada pelakunya, inilah karakter orang-orang yang rindu pada Allah. Kedelapan, ketika tempat berteduhnya diserobot anjing yang lain, maka anjing itu mengalah dan berpindah ke tempat yang lain, inilah perilaku orang-orang terpuji. Kesembilan, ketika diberi sekepal makanan, anjing itu memakannya dan cukup untuk semalaman, inilah karakter orang-orang yang kanaah. Kesepuluh, ketika pergi ke suatu tempat, anjing itu tak berbekal, dan inilah karakter orang-orang tawakal.

Dari sepuluh karakter terpuji dari anjing itu, paling tidak satu di antaranya melekat pada diri kita. Sudahkah kita melakukannya?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here