Apakah Sperma Selain Dari Manusia Juga Suci?

1
886

BincangSyariah.Com – Menurut kebanyakan ulama Syafiiyah, sperma manusia dihukumi suci. Hal ini karena sperma merupakan embrio dari penciptaan manusia sebagaimana tanah liat yang menjadi embrio penciptaan Nabi Adam. Namun bagaimana dengan sperma selain daripada manusia, seperti sperma sapi, kuda, dan lainnya, apakah suci juga?

Ulama berbeda pendapat terkait hukum sperma selain sperma manusia. Setidaknya, ada tiga pendapat dalam masalah ini, sebagaimana disebutkan oleh Imam Syairazi dalam kitab al-Muhazzab berikut;

Pertama, semua sperma dihukumi suci kecuali sperma anjing dan babi. Karena itu, selain sperma anjing dan babi, seperti sperma sapi, kuda, gajah, dan lainnya dihukumi suci. Adapun sperma anjing dan babi dihukumi najis karena keluar dari tubuh yang najis.

Kedua, semua sperma dihukumi najis, baik sperma anjing, babi, kuda, sapi, kambing dan lainnya. Hal ini karena sperma merupakan hasil saripati makanan yang mengendap di tubuh hewan.

Ketiga, hewan yang bisa dimakan dagingnya, maka spermanya dihukumi suci. Sementara hewan yang tidak bisa dimakan dagingnya, maka spermanya dihukumi najis.

وأما مني غير الآدمي ففيه ثلاثة أوجه  أحدها  : الجميع طاهر إلا مني الكلب والخنزير …. والثاني  : الجميع نجس ; لأنه من فضول الطعام المستحيل …والثالث  : ما أكل لحمه فمنيه طاهر كلبنه ، وما لا يؤكل لحمه فمنيه نجس كلبنه

“Adapun sperma selain manusia, maka ada tiga pendapat. Pertama, semuanya suci kecuali sperma anjing dan babi. Kedua, semuanya najis karena sperma merupakan saripati makanan yang mengendap. Ketiga, hewan yang dimakan dagingnya, maka spermanya dihukumi suci sebagaimana susunya. Dan hewan yang tidak dimakan dagingnya, maka spermanya dihukumi najis sebagaimana susunya.”

Dari ketiga pendapat di atas, yang paling sahih adalah pendapat pertama yang mengatakan bahwa semua sperma dihukumi suci kecuali sperma anjing dan babi. Karena itu, sperma sapi, kuda, dan hewan yang tidak dimakan dagingnya adalah suci. Adapun sperma anjing dan babi, maka para ulama sepakat bahwa hukumnya adalah najis.

Baca Juga :  Seri Wanita Istihadhah: Mandi dan Shalat Bagi Mubtada’ah Mumayyizah (Bagian IV)

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitab al-Majmu berikut;

هذه الأوجه مشهورة ودلائلها ظاهرة ، والأصح طهارة الجميع غير الكلب والخنزير وفرع أحدهما ، وممن صرح بتصحيحه الشيخ أبو حامد والبندنيجي وابن الصباغ والشاشي وغيرهم

“Pendapat-pendapat ini sudah masyhur dan dalil-dalilnya sudah jelas. Yang paling sahih adalah semua sperma adalah suci kecuali sperma anjing, babi dan anak dari keduanya. Sebagian ulama yang dengan tegas mensahihkan pendapat ini adalah Syaikh Abu Hamid, al-Bindaniji, Ibnu al-Shibagh, al-Syasyi dan lainnya.”

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here