Benarkah Sedekah Non-Muslim Tidak Mendapatkan Pahala?

0
982

BincangSyariah.Com – Hampir sebagian besar umat muslim meyakini bahwa kebaikan non-muslim tidak diterima dan tidak mendapatkan pahala dari Allah, termasuk sedekah dan sumbangannya pada masjid dan pesantren, pada anak yatim dan orang-orang miskin. Namun, benarkah sedekah non-muslim tidak diterima dan tidak mendapatkan pahala dari Allah?

Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Menurut Imam Nawawi, kebaikan non-muslim seperti sedekah dan silaturrahim tidak diterima dan tidak akan mendapatkan kecuali masuk Islam.

Jika masuk Islam, maka kebaikan seperti sedekah dan lainnya akan diterima dan mendapatkan pahala dari Allah, meskipun kebaikan tersebut dilakukan sebelum memeluk Islam.

Sementara menurut Imam Al-Ramli, kebaikan non-muslim yang tidak membutuhkan niat khusus, seperti sedekah, silaturrahim, menyantuni anak yatim, membantu fakir dan miskin, diterima oleh Allah dan mendapatkan pahala dari-Nya.

Kebaikan tersebut akan meringankan siksanya kelak di akhirat, sebagaimana kebaikan Abu Lahab ketika memerdekakan Tsuwaibah karena bahagia atas kelahiran Nabi Muhammad Saw, bisa meringakan siksanya.

Keterangan masalah ini sebagaimana telah dijelaskan dalam kitab Al-Bujairimi berikut;

وهل يثاب الكافرعلي الحسنات التي قبل الاسلام؟ قال النووي والذي عليه المحققون بل حكي عليه الإجماع أنه إذافعل قربة كصدقة وصلة ثم اسلم اثيب عليها وقال ابن حجر يحتمل أن القبول معلق علي اسلامه فإن اسلم أثيب وإلافلا وسئل الشيخ محمدالرملي هل يثاب الكافرعلي القرب التي لاتحتاج إلي نية كالصدقة والهدية فأجاب بنعم يخفف الله عنه العذاب في الاخرة أي عذاب غيرالكفر

Apakah non-muslim diberi pahala atas kebaikan yang mereka lakukan sebelum masuk Islam? Menurut Imam Nawawi dan ulama ahli tahqiq, bahkan menurut satu hikayat sudah menjadi ijma ulama, bahwa non-muslim yang melakukan kebaikan, seperti sedekah dan silaturrahim, kemudian dia masuk Islam, maka dia mendapatkan pahala atas kebaikan tersebut.

Ibnu Hajar berkata, ‘Diterimanya kebaikan non-muslim ini dikaitkan dengan keislamannya, jika dia masuk Islam, maka dia mendapat pahala. Jika tidak masuk Islam, maka tidak mendapat pahala.’

Sementara Syaikh Muhammad Al-Ramli pernah ditanya, ‘Apakah non-muslim mendapatkan pahala atas kebaikan yang tidak membutuhkan niat, seperti sedekah dan hadiah?’ Beliau menjawab, ‘Iya, Allah akan meringankan siksanya kelak di akhirat melalui kebaikan tersebut. Artinya, yang diringankan selain siksa kekufuran.’

Baca Juga :  Andaikan Aku Dapat Mengusulkan ke UAS Tentang Ceramah “Salib”-nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here