Sebagai Muslim, Ada Empat Alasan Mengapa Harus Menjaga Alam

0
101

BincangSyariah.Com – Indonesia sedang tidak sehat. Seperti kita tahu, kebakaran hutan sedang melanda wilayah Provinsi Riau dan Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah. Mengutip dari keterangan Tirto, saat ini, di Riau ada 27 titik api yang dinyatakan masuk ke dalam kategori Tinggi. Sementara di Palangkaraya, berdasarkan pantauan citra satelit BMKG, saat ini masih terdapat 38 titik api yang masuk kategori tinggi dan kebanyakan berada di wilayah selatan Kalimantan Tengah. Wilayah yang dimaksud. Di Kalimantan Tengah ini, dampaknya sangat serius. Masyarakat terutama anak-anak banyak yang mulai divonis ISPA. Jarak pandang seperti di Palangkaraya hanya terlihat sampai 500 meter. Penerbangan domestik ke Palangkaraya dan beberapa wilayah di Kalimantan juga kebanyakan lumpuh. Dampak dari kebakaran hutan berupa asap ini juga telah sampai ke Malaysia dan Singapura.

Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) telah menyegel 43 perusahaan yang diduga menjadi otak aksi pembakaran hutan. Beberapa perusahaan memiliki modal dari luar Indonesia, seperti Singapura dan Malaysia. Sejumlah aktivis lingkungan, semisal Walhi, mengkritik Jokowi atas fenomena tersebut. Menuut Walhi, Jokowi terlalu memberikan “karpet merah” kepada investasi dari luar, tapi tidak secara ketat me-review dan mengaudit dampak lingkungannya. Sementara Jokowi nampaknya memberikan perhatian khusus pada soal investasi ini, bahkan mengumpulkan seluruh kementerian terkait ekonomi untuk mengevaluasi apa yang menghabat investasi, khususnya investasi langsung dari luar (foreign direct investment).

Empat Alasan kenapa Harus Menjaga Alam

Berangkat dari fenomena kerusakan alam tersebut, saya ingin mengutip sekian alasan mengapa kita harus menjaga alam. Dalam Islam, kita tahu semua bahwa pepohonan, sebagai salah satu dari sekian ciptaan Tuhan, itu juga bersujud kepada-Nya. Ini disebutkan dalam surah ar-Rahman ayat 6,

Baca Juga :  Perjanjian Perkawinan

وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ

dan Bintang serta Pohon yang bersujud

Siri Zayd al-Kailani dalam artikelnya yang berjudul Tadabir al-Bii’ah fi as-Syari’ah al-Islamiyyah, menggambarkan penjelasan yang cukup gamblang bagaimana arahan ajaran Islam untuk menjaga lingkungan. Menurutnya, dalam Islam ada empat arahan yang menjadi alasan mengapa manusia harus menjaga alam dan lingkungan hidup,

Pertama, karena ciptaan Allah tersebut begitu sempurna. Semua ciptaan Allah itu diciptaan dengan keberadaan hikmah keagungan Allah Swt di dalamnya. Allah Swt. berfirman dalam surah al-Qamar ayat 43, “sesungguhnya segala sesuatu itu telah Kami ciptakan sesuai menurut kadarnya.” Penjelasan sesuai kadarnya adalah segala sesuatu itu di alam semesta ini memiliki sistem yang sempurna. Misalnya, unsur-unsur yang membentuk udara yang bisa kita hirup sehari-hari secara sehat menunjukkan bahwa alam semesta begitu sempurna.

Kedua, menjaga lingkungan itu menjadi kewajiban, selain dari menikmatinya. Alasannya adalah Allah telah ciptakan alam semesta ini dengan bersih, teratur, penuh dengan sumber-sumber manfaat dan nikmat yang Allah persiapkan agar manusia bahagia. Maka seperti kata para ahli fikih, “ukuran adil dalam Islam itu adalah seseorang menikmati hak sebagaimana ia juga menunaikan kewajibannya.”

Ketiga, kewajiban menjaga lingkungan itu karena kita menjaga fungsi yang Allah telah ciptakan terhadap lingkungan dan alam semesta. Manfaat dan alasan kenapa itu penting menjaga asas alasan mengapa kita harus menjaga dan merawatnya.

Keempat, menjaga lingkungan berarti mewujudkan fungsi manusia menjadi pengelola/khalifah di muka bumi. Allah telah mengamanahkan kepada manusia agar menjadi pengelola di muka bumi serta membangun dan merawatnya.

Mari merawat lingkungan kita.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here