Saling Mengucapkan Salam, Apakah Wajib Saling Menjawab?

0
15

BincangSyariah.Com – Ketika kita bertemu dengan sahabat kita di jalan, kadang tanpa sengaja kita saling mengucapkan salam secara bersamaan. Dalam keadaan demikian, yang terjadi terkadang malah bukan saling menjawab salam, melainkan saling ketawa. Sebenarnya, ketika saling mengucapkan salam secara bersamaan, apakah kita wajib saling menjawab?

Menurut para ulama, mengucapkan salam hukumnya adalah sunnah, sementara menjawab salam hukumnya adalah wajib. Oleh karena itu, jika ada orang lain mengucapkan salam kepada kita, maka kita wajib untuk menjawabnya. Begitu juga sebaliknya, jika kita mengucapkan salam pada orang lain, maka dia wajib menjawab salam kita.

Meski hukumnya berbeda antara orang yang mengucapkan salam dan orang yang menjawabnya, namun keduanya sama-sama mendapatkan keutamaan. Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Al-Bazzar dan Imam Al-Baihaqi dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata bahwa Nabi Saw bersabda;

السَّلَامُ مِنْ أسْمَاءِ اللهِ تَعَالَى وَضَعَهُ اللهُ فِى الْأَرْضِ فَأَفْشُوْهُ، فَإِنَّ الرَّجُلَ الْمُسْلِمَ إِذَا مَرَّ بِقَوْمٍ فَسَلَّمَ عَلَيْهِمْ فَرَدُّوْا عَلَيْهِ كَانَ لَهُ عَلَيْهِمْ فَضْلُ دَرَجَةٍ بِتَذْكِيْرِهِ إيَّاهُم السَّلَام، فَإِنْ لَمْ يَرُدُّوْا عَلَيْهِ رَدَّ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مِنْهُمْ وَأَطْيَبُ

Salam itu termasuk salah satu dari nama-nama Allah yang Allah letakkan di bumi, maka sebarkanlah salam. Sungguh seorang laki-laki muslim jika melewati suatu kaum lalu ia mengucapkan salam kepada mereka, kemudian mereka menjawab salamnya, maka baginya atas mereka keutamaan derajat sebab mengingatkannya kepada mereka dengan salam. Jika mereka tidak menjawab salamnya, maka orang yang lebih baik dari pada mereka dan lebih bagus telah menjawab salamnya.

Kewajiban menjawab salam ini juga berlaku ketika kita saling mengucapkan salam secara bersamaan dengan orang lain. Oleh karena itu, jika dalam suatu kesempatan kita saling mengucapkan salam dengan orang lain secara bersamaan, maka kita wajib menjawab salamnya, dan dia juga wajib menjawab salam kita.

Ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab berikut;

فرع لو تلاقى رجلان فسلم كل واحد على صاحبه دفعة واحدة ثم صار كل واحد مبتدئا بالسلام لا مجيبا فيجب على كل واحد جواب صاحبه بعد ذلك بلا خلاف صرح به القاضي حسين والمتولي والشاشي وغيرهم

Cabang masalah; Jika ada dua orang saling bertemu dan keduanya saling mengucapkan salam secara bersamaan, maka keduanya dinilai sama-sama mengawali ucapan salam, bukan menjawabnya. Karena itu, keduanya sama-sama wajib menjawab salam satu sama lain setelah saling mengucapkan salam. Ini ditegaskan oleh Al-Qadhi Husain, Al-Mutawalli, Al-Syasyi dan ulama lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here