Sabda Nabi Tentang Pelaku Bunuh Diri

0
435

BincangSyariah.ComDatangnya kematian adalah sebuah misteri. Tidak ada yang tahu kapan ia akan menghadap sang ilahi. Bisa jadi besok atau bahkan hari ini maut akan menghampiri. Sebenarnya tugas kita hanyalah mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal budi. Namun, ada yang belum bisa menahan diri dengan cobaan hidup ini. Sehingga pilihan akhirnya adalah bunuh diri. Lalu, apa sabda Nabi saw. tentang pelaku bunuh diri?

Terkait bunuh diri, imam Muslim di dalam kitab shahihnya telah membahasnya. Babnya berjudul babu man qatala nafsahu bisyain atau bab orang yang membunuh dirinya sendiri dengan (menggunakan) sesuatu. Hadis yang beliau kemukakan adalah riwayat Abu Hurairah r.a. sebagai berikut.

قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ قَتَلَ نَفْسَهُ بِحَدِيدَةٍ فَحَدِيدَتُهُ فِي يَدِهِ يَتَوَجَّأُ بِهَا فِي بَطْنِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا.  وَمَنْ شَرِبَ سُمًّا فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَحَسَّاهُ فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا. وَمَنْ تَرَدَّى مِنْ جَبَلٍ فَقَتَلَ نَفْسَهُ فَهُوَ يَتَرَدَّى فِي نَارِ جَهَنَّمَ خَالِدًا مُخَلَّدًا فِيهَا أَبَدًا. (رواه مسلم)

Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang membunuh dirinya sendiri dengan besi, maka besinya akan berada di tangannya menikam perutnya di neraka Jahannam yang ia berada disana selama-lamanya. Siapa yang minum racun, sehingga ia membunuh dirinya, maka ia akan meminumnya di dalam neraka Jahannam yang ia kekal di dalamnya selama-lamanya. Dan siapa yang menjatuhkan dirinya dari sebuah gunung sehingga membunuh dirinya, maka ia akan menjatuhkan dirinya di dalam neraka Jahannam yang ia berada disana selama-lamanya.” (HR. Muslim).

Beradasarkan keterangan tersebut, menunjukkan bahwa Allah swt. beserta Nabi Muhammad saw. sangat mengecam manusia yang menyalahi takdirnya. Berani bunuh diri melangkahi takdir Allah swt.

Baca Juga :  Sahabat-Sahabat yang Pernah Menjadi Pembantu Nabi

Selain itu, teks tersebut juga menunjukkan bahwa ia termasuk orang yang kurang dapat bersabar atas segala ketetapan Allah swt. Sehingga ia putus asa dan berujung pada tindakan bunuh diri. Padahal Allah swt. berfirman bahwa sesungguhnya di dalam satu kesulitan terdapat banyak kemudahan (Al-Insyirah: 5-6). Allah swt. pun tidak akan memberi beban manusia diluar batas kemampuannya (Al-Baqarah: 286).

Oleh karena itu, sabda Nabi saw. tersebut jadikanlah sebagai pengingat agar selalu mawas diri dan tidak melakukan tindakan tidak terpuji berupa bunuh diri. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here