Sabda Nabi tentang Kemuliaan Bekerja daripada Mengemis

0
252

BincangSyariah.Com – Tugas manusia hidup di dunia adalah beribadah. Namun, manusia juga perlu bekerja demi kelancaran proses peribadatannya kepada Allah swt. Islam pun mendorong umatnya untuk hidup mandiri dengan bekerja. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Nabi saw. di dalam hadis berikut.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لأَنْ يَحْتَطِبَ أَحَدُكُمْ حُزْمَةً عَلَى ظَهْرِهِ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ أَحَدًا فَيُعْطِيَهُ أَوْ يَمْنَعَهُ (رواه البخاري)

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Salah satu dari kalian memikul kayu bakar dipunggungnya itu lebih baik daripada ia minta-minta kepada seseorang baik diberi atau ditolak. (HR. Bukhari).

Berdasarkan hadis tersebut, Nabi saw. sangat menganjurkan umatnya untuk bekerja. Bahkan beliau sangat menghargai semua jenis pekerjaan asalkan halal, meskipun pekerjaannya adalah menjadi pemikul kayu bakar. Beliau juga tidak menginginkan umatnya mengemis, meminta-minta dan menjadi beban orang lain.

Terkait dengan kemuliaan bekerja dari pada mengemis, Nabi saw. pun memberikan contoh teladan dari kisah Nabi Daud a.s. yang makan dari hasil kerjanya sendiri, tidak dari meminta-minta.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَنَّ دَاوُدَ النَّبِيَّ عَلَيْهِ السَّلاَمُ، كَانَ لاَ يَأْكُلُ إِلَّا مِنْ عَمَلِ يَدِهِ» رواه البخاري.

Dari Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah saw., bahwasannya Nabi Daud a.s., selalu makan  dari hasil pekerjaan tangannya sendiri. (HR. Al-Bukhari).

Selain itu, Nabi saw. juga memberikan contoh teladan dari sosok Nabi Zakariya a.s. yang bekerja sebagai tukang kayu.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ زَكَرِيَّا عَلَيْهِ السَّلَام نَجَّارًا (رواه احمد)

Dari Abu Hurairah r.a., bahwasannya Rasulullah saw. bersabda, “Dulu Nabi Zakariya a.s. adalah seorang tukang kayu.” (HR. Ahmad)

Baca Juga :  Yuk Mengenal Nama-nama Binatang Milik Nabi

Di dalam sejarah-sejarah Islam pun banyak dikisahkan tentang Nabi saw. yang juga bekerja sebagai pedagang, begitupula dengan sahabat-sahabatnya. Bahkan ada yang terkenal kaya raya dengan bisnis yang dijalankannya. Seperti Abdurrahman bin Auf dan Usman bin Affan.

Dengan demikian, maka seharusnya umat Islam semangat dalam bekerja, karena itulah yang didukung oleh Nabi saw. daripada menjadi pengemis dan peminta-minta harta orang lain.

Imam Ibnu Hajar di dalam kitab Fathul Barinya telah memberikan syarah hadis riwayat imam Al-Bukhari di atas. Beliau mengatakan bahwa bekerjanya seseorang itu dianjurkan dengan catatan ia tidak meyakini bahwa rezeki yang ia dapatkan adalah dari hasil kerjanya. Tetapi ia wajib meyakini bahwa rezeki itu dari Allah swt. dengan perantara pekerjaan ini. Adapun pekerjaan yang paling baik adalah pekerjaan yang diperbolehkan atau mubah, bukan pekerjaan yang batil, sia-sia dan membahayakan diri. Dan hadis tersebut juga memperingatkan agar menahan diri dari meminta-minta dan mengemis kepada orang lain. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here