Saat Fatimah Az-Zahra Mengeluhkan Kondisi Rumah Tangga, Ini Nasihat Rasulullah Padanya

1
2880

BincangSyariah.Com-Kisah ini diambil dari kitab Uqudullujain Karya Imam Nawawi Al-Bantani untuk menyemangati para istri atau wanita yang akan menikah, juga untuk bahan renungan bagi suami untuk lebih menyayangi istrinya. Karena dalam rumah tangga, wanita memiliki tugas yang sangat berat. Hal tersebut tergambar pada kisah Fatimatu Az-Zahra. Ketika Nabi saw berkunjung ke rumah putrinya yang bernama Fatimatu Az-Zahra, didapati putrinya sedang menangis sambil menggiling gandum dengan menggunakan raha (alat penggilingan gandum tradisional yang terbuat dari batu).

Melihat putrinya yang sedang menangis, Nabi saw mendekati putrinya, lalu bertanya; “Wahai Fatimah mengapa engkau menangis?, Allah swt tidak menyebabkan matamu menangis.” Lalu Fatimah menceritakan kepada ayahnya perihal sesuatu yang membuatnya menangis; “Wahai ayahku, aku menangis karena raha, dan juga kesibukan tugas rumah tangga yang aku kerjakan setiap hari tanpa seorang pun yang membantu”. Kemudian Nabi saw duduk di samping Fatimah. Lalu Fatimah melanjutkan ceritanya; “Wahai ayahku, dengan keutamaan yang engkau miliki, tolong katakan pada ‘Ali supaya mau membelikan budak untukku agar dapat membantu menggiling gandum dan mengurusi pekerjaan rumah”.

Setelah mendengar cerita tersebut, Nabi saw berdiri dan mengambil gandum dengan tangannya yang mulia lalu meletakannya pada raha dengan mengucapkan bismillah, atas izin Allah swt benda tersebut bergerak sendiri menggiling gandum sambil mengucapkan kalimat tasbih kepada Allah swt dengan ragam bahasa yang berbeda-beda hingga gandum yang digiling telah menjadi tepung.

Kemudian Nabi saw berkata pada raha; berhentilah, atas izin Allah swt benda tersebut berhenti. Kemudian raha berkata kepada Nabi saw dengan bahasa Arab yang sangat fasih; Wahai Rasulullah, Allah swt telah mengutus engkau untuk menyebarkan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul, andai engkau memerintahkan aku untuk menggiling gandum dari ujung timur hingga ujung barat aku akan siap melaksanakannya, aku mendengar di dalam Al-Qur’an Allah berfirman; “Wahai orang-orang yang beriman selamatkanlah dirimu dan keluargamu dari api neraka…..”, maka aku takut Wahai Rasul menjadi bahan bakar di neraka. Kemudian nabi berkata pada benda raha; Berbahagialah, engkau termasuk miliknya Fatimatu Az-zahra, engkau akan masuk surga. Mendengar hal tersebut raha tersenyum lalu berhenti berbicara seperti semula.

Baca Juga :  Kisah Seorang Anak Hidup Kembali Karena Doa Ibu

Kemudian Nabi saw berkata kepada putrinya sebagai bentuk nasihat dan penyemangat, supaya putrinya tidak lagi mengeluh ketika melaksanakan tugasnya sebagai seorang istri;

“Wahai Fatimah, bila Allah swt menghendaki benda tersebut bergerak sendiri menggilingkan gandum untukmu, dia (raha) akan bergerak, tapi Allah swt ingin menulis kebaikan untuk mu, melebur dosa-dosa mu,dan mengangkat derajat mu.”

“Wahai Fatimah, tiada istri yang menggiling tepung untuk suami dan anaknya kecuali Allah swt mencatatkan kebaikan baginya pada setiap biji dari gandum, meleburkan dosa-nya, dan meninggikan derajat-nya.”

“Wahai Fatimah, tiada keringat istri ketika menggiling tepung untuk suaminya kecuali Allah swt menjadikan jarak baginya dan neraka sejauh tujuh khanadiq”

“Wahai Fatimah, tiada istri ketika memakaikan minyak rambut pada kepala anaknya, menyisir, dan mencuci pakaiannya kecuali Allah swt mencatatkan baginya senilai pahala orang yang memberi makan seribu orang lapar dan ditambah dengan pahalanya orang yang memberi pakaian pada seribu orang telanjang”

“Wahai Fatimah, ketika seorang istri mengandung janin di perutnya, malaikat memintakan ampun untuknya, Allah swt menulis lima belas ribu kebaikan baginya, ketika datang rasa sakit melahirkan Allah swt menulis pahala baginya senilai pahala mujahidin, dan ketika seorang bayi telah lahir darinya maka Allah swt mengeluarkan berbagai macam dosa darinya hingga dia bersih kembali sebagaimana hari ketika dia dilahirkan oleh ibunya”

Demikian kisah ini, sudah sangat jelas untuk menggambarkan betapa Allah swt sangat menyayangi perempuan, sehingga setiap perjuangan yang dilakukan oleh perempuan dalam menjalani tugasnya sebagai seorang istri selalu diberi hadiah beragam pahala dari-Nya.



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here