Resapilah Syiir Tanpo Waton dan Terjemahannya Ini

4
10392

BincangSyariah.Com – Banyak kalangan yang menyebut syiir tanpo waton (tidak asal-asalan) adalah syiir Gus Dur, bahkan ada yang menganggap syiir ini merupakan gubahan Gus Dur. Padahal syiir yang mengandung sarat makna ketika didendangkan dan diresapi ini adalah karya KH. Moh. Nizam As-Sofa atau sering dipanggil Gus Nizam, pengasuh Pondok Pesantren Ahlus Shofa wal Wafa, Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Beliau merupakan cucu KH. Sahlan, seorang ulama besar dari Krian dengan amalan-amalan wirid tarekat. Memang ketika mendendangkan syiir gubahannya, suara Gus Nizam sangat mirip dengan suara Gus Dur, sehingga banyak yang mengira syiirnya adalah karya Gus Dur.

Adapun teks lengkap syiir Tanpo Waton beserta terjemahannya adalah sebagai berikut.

اَسْتَغْفِرُالله رَبَّ الْبَرَايَا # اَسْتَغْفِرُ الله مِنَ الْخَطَايَا

رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا نَافِعًا # وَوَفِّقْنِيْ عَمَلًا صَالِحًا

يَا رَسُوْلَ الله سَلاَمٌ عَلَيْك # يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَالدَّرَجِ

عَطْفَةً يَاجِيْرَةَ الْعَلَمِ # يَا اُهَيْلَ الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran # Kelawan muji maring pengeran

(Aku memulai menembangkan (menyanyikan) syiir # dengan memuji kepada Tuhan)

Kang paring rohmat lan kenikmatan # Rino wengine tanpo pitungan

(Yang memberi rahmat dan kenikmatan siang dan malam tanpa perhitungan)

Duh bolo konco priyo wanito # Ojo mung ngaji syare’at bloko

(Wahai para sahabat pria dan wanita jangan hanya belajar syariat saja)

Gur pinter dongeng nulis lan moco # Tembe mburine bakal sangsoro

(Hanya pandai mendongeng (bicara), menulis, dan membaca akhirnya hanya akan sengsara)

Akeh kang apal Qur’an haditse # Seneng ngafirke marang liyane

(Banyak yang hafal Al-Qur’an dan hasitsnya suka mengkafirkan orang lain)

Kafire dewe dak digatekke # Yen isih kotor ati akale

(Kekafirannya sendiri tidak diperhatikan kalau masih kotor hati dan akalnya)

Gampang kabujuk nafsu angkoro # Ing pepaese gebyare donyo

Baca Juga :  Kitab Bahjat al-Wudluh: Hadis tentang Niat dan Anjuran untuk Memperbagusnya

(Mudah tertipu nafsu angkara dalam hiasan gemerlapnya dunia)

Iri lan meri sugihe tonggo # Mulo atine peteng lan nisto

(Iri dan dengki kekayaan tetangga maka hatinya gelap dan nista)

Ayo sedulur jo nglaleake # Wajibe ngaji sa’pranatane

(Mari saudara jangan melupakan kewajiban mengaji (belajar) lengkap dengan aturannya)

Nggo ngandelake iman tauhide # Baguse sangu mulyo atine

(Untuk menebalkan iman tauhidnya bagusnya bekal mulia matinya)

Kang aran sholeh bagus atine # Kerono mapan seri ngelmune

(Yang disebut orang shaleh itu bagus hatinya #Karena sempurna seri keilmuannya)

Laku thoriqat lan ma’rifate # Ugo haqiqot manjing rasane

(Melakukan thariqat dan ma’rifatnya juga hakikat meresap rasanya)

Al-Qur’an qodim wahyu minulyo # Tanpo tinulis iso diwoco

(Al-Qur’an qadim wahyu yang mulia # Tanpa ditulis bisa dibaca)

Iku wejangan guru waskito # Den tancepaken ing jero dodo

(Itu wejangan (pesan) guru yang waskita # Ditancapkan ke dalam dada)

Kumantil ati lan pikiran # Mrasuk ing badan kabeh jeroan

(Tergantung (tertempel) di hari dan pikiran # Merasuk ke dalam badan dan tubuh)

Mukjizat Rosul dadi pedoman # Minongko dalan manjinge iman

(Mukjizat Rasul (Al-Qur’an) jadi pedoman # sebagai jalan masuknya iman)

Kelawan Alloh kang moho suci # Kudu rangkulan rino lan wengi

(Kepada Allah yang Maha Suci # Harus berpelukan (mendekatkan diri) siang dan malam)

Ditirakati diriyadhahi # Dzikir lan suluk jo nganti lali

(Diusahakan dan dilatih # Dzikir dan suluk jangan sampai dilupakan)

Uripe ayem rumongso aman # Dununge roso tondo yen iman

(Hidupnya tenteram dan merasa aman # itulah perasaan tanda beriman)

Sabar narimo nadjan pas-pasan # Kebeh tinakdir saking pengeran

(Sabar menerima meskipun (hidup) pas-pasan # Semua sudah ditakdirkan dari Tuhan)

Kelawan konco dulur lan tonggo # Kang podo rukun ojo dursilo

Baca Juga :  Belajar dari Kuburan

(Terhadap teman, saudara, dan tetangga # Rukunlah jangan bertengkar)

Iku sunnahe rosul kang mulyo # Nabi Muhammad panutan kito

(Itu sunnah Rasul yang mulia # Nabi Muhammad suri tauladan kita)

Ayo nglakoni sekabahane  # Alloh kang bakal ngangkat drajate

(Ayo jalani semua #Allah yang akan mengankat derajatnya)

Senajan asor toto dzohire # Ananging mulyo maqom drajate

(Meskipun rendah secara lahirian # Namun mulia kedudukan derajatnya di sisi Allah)

Lamun palastro ing pungkasane # Ora kesasar roh lan sukmane

(Ketika ajal telah datang di akhir # Tidak tersesat roh dan sukma (raga) nya)

Den gadang Alloh swargo manggone # Utuh mayite ugo ulese

(Disanjung Allah surga tempatnya # Utuh (lengkap) jasadnya juga kain kafannya)

يَا رَسُوْلَ الله سَلاَمٌ عَلَيْك # يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَالدَّرَجِ

عَطْفَةً يَاجِيْرَةَ الْعَلَمِ # يَا اُهَيْلَ الْجُوْدِ وَالْكَرَمِ

 



BincangSyariah.Com dikelola oleh jaringan penulis dan tim redaksi yang butuh dukungan untuk bisa menulis secara rutin. Jika kamu merasa kehadiran Bincangsyariah bermanfaat, dukung kami dengan cara download aplikasi Sahabat Berkah. Klik di sini untuk download aplikasinya. Semoga berkah.

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here