Renungan di Tahun Baru 2020

0
2422

BincangSyariah.Com – Kita dan momen penting serasa bersatu padu. Seakan tidak bisa dilepaskan dan dipisahkan. Pokoknya, ia harus diabadikan entah bagaimanapun bentuknya. Sehingga tidaklah salah jika ia dirayakan serta dimeriahkan.

Hanya saja, melihat fakta yang terjadi, ternyata bentuk perayaan dan sambutan terhadap datangnya momen penting seringkali keluar dari jalur bentuk perayaan yang sesungguhnya. Bahkan sarat dengan efek negatif yang menjerumuskan.

Padahal naturalnya, seseorang yang ingin lebih baik dalam hal apapun untuk selanjutnya, pastinya harus mendikte ulang kelemahan dan kesalahan yang pernah dilakukan. Diibaratkan seorang penulis, ia tidak mungkin tulisannya semakin bagus dari sebelumnya jika ia tidak pernah memperhatikan dan mengedit apa yang sudah ditulis.

Itulah sebabnya mengapa begitu banyak firman Allah swt yang memperingatkan keberadaan serta peran akal pikiran. Karena faktanya banyak diantara kita yang bertindak diluar peran dan fungsi akal pikiran. Kalu akal saja sudah dinafikan bagaimana mau intropeksi diri.

Oleh karena itu, di momen pergantian tahun ini sangatlah penting bagi kita membaca ulang firman Allah swt tentang renungan dan intropeksi diri sebagai syarat mutlak menuju kehidupan yang lebih baik. Puncaknya, agar kita tidak lupa untuk menggunakan akal pikiran serta melakukan intropeksi diri.

Allah swt berfirman dalam surah al-Hasyr: 18 sebagaimana berikut:

يا أيها اللذين أمنوا اتقوا الله ولتنظر نفس ما قدمت لغد واتقوا الله إن الله خبير بما تعملون

“Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kalian kepada Allah swt dan hendaknya diri kalian melihat apa yang akan dipersiapkan dan dipersembahkan untuk hari esok. Bertqwalah kalian, sesungguhnya Allah swt maha melihat apa yang kalian lakukan.“

Ayat diatas menurut Ibnu Katsir memberikan pesan pentingnya renungan dan intropeksi diri. Sehingga Allah swt menyuruh kita untuk mengorek diri, muhasabah dan melihat rekam jejak agar bisa melihat seberapa kesalahan dalam menata hidup dimasa lalu.

Kemudian dilanjut dengan tindakan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ditemukan. Baru kemudian tabungan kebaikan semakin bertambah dan lebih baik.

Disamping itu menurut beliau, pengulangan perintah bertaqwa kepada kepada Allah sebanyak dua kali tentunya memiliki makna yang lebih. Yaitu sebagai bentuk penguatan bahwa ketaqwaan memang betul-betul identitas seorang mukmin.

Ayat diatas juga menegaskan pada kita bahwa sekecil apapun perbuatan kita tentunya tidak pernah lepas dari pengawasan Allah swt. Buruk ataupun baiknya, tetap akan dipertanggungjawabkan serta akan mempengaruhi kehidupan kita entah di dunia ataupun di akhirat.

Alhasil, bagi penulis, firman Allah Swt diatas, mengajak kepada kita semua, untuk senantiasa bertaqwa dan berperilaku baik. Sedang konsistensi ketakwaan tentunya tidaklah mungkin akan selalu mengalir jika kita meniadakan akal pikiran untuk merenug dan berintropeksi diri dari setiap langkah yang sudah dijalankan.

Lebih dari itu, sebutan taqwa, intropeksi diri dan amal perbuatan secara berurutan mengindikasikan adanya hubungan erat antar ketiganya. Disamping itu, juga mengajak berfikir logis, bahwa ketaqwaan sebagai tujuan tentunya memerlukan cara yaitu intropeksi diri. Dimana melalui cara itulah amal perbuatan yang sudah dilakukan bisa diketahui baik buruknya. Sehingga akan sampai pada tujuan yaitu ketaqwaan.

Dari sini kita paham akan pentingnya intropeksi diri khususnya diawal pergantian tahun. Bukan malah mengisinya dengan sesuatu yang seakan-seakan baik tapi buruk. Baik sementara dan buruk untuk selamanya.

Bukankah kita semua dibekali akal pikiran oleh Allah swt sebagai pembeda. Lalu mengapa kita seakan-akan tidak punya waktu untuk intropeksi diri dalam menyambut pergantian tahun. Kenapa kita saat perayaan pergantian tahun lebih tertipu dengan kesenangan sesaat dengan prilaku-prilaku konyol yang menjerumuskan.

Marilah sadarkan diri kita, keluarga kita, tetangga kita dan umat islam seluruhnya. Pahamkan mereka bahwa pergantian tahun intinya adalah menjadi kesempatan mas untuk melakukan intropeksi diri demi perbaikan ditahun selanjutnya.

Selamat Tahun Baru 2020. Semoga kita semua tetap dilindungi oleh Allah swt dengan anugerah kesempatan untuk melakukan intropeksi diri agar amal perbuatan kita semakin baik kedepannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here