Rasulullah Ingatkan Lima Hal Ini untuk Umatnya

0
377

BincangSyariah.Com. Waktu adalah uang. Begitulah kata pepatah ketika menggambarkan tentang berharganya sebuah waktu. Bahkan di dalam pepatah Arab disebutkan Alwaqtu kas saifi, in lam taqta’hu, qatha’aka. Waktu itu ibarat pedang, jika tak kau pergunakan dengan baik, maka ialah yang akan menebasmu. Berkaitan dengan pentingnya memanfaatkan waktu tersebut, Rasulullah saw. telah mengingatkan kepada umatnya agar ingat lima hal sebelum datang lima hal.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِرَجُلٍ وَهُوَ يَعِظُهُ: اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَغِنَاءَكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ.

Dari Ibnu Abbas, r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda kepada seorang laki-laki, beliau menasihatinya, “Jagalah lima sebelum lima, yaitu masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, cukupmu sebelum fakirmu, longgarmu sebelum sempitmu, dan hidupmu sebelum matimu”. (HR. Al-Hakim)

Hadis tersebut menunjukkan bahwa betapa waktu itu sangat berharga dan tidak akan terulang. Maka, kita harus pandai-pandai dalam mengatur waktu, agar tidak banyak waktu yang terbuang sia-sia. Rasulullah saw. mengingatkan lima hal penting dalam hidup ini.

Pertama adalah masa muda. Masa muda tidak akan terulang lagi, semakin hari umur kita semakin berkurang. Wajah yang dulunya mulus lambat laun berganti kulit menjadi kriput. Mata rabun, gigi ompong dan kaki semakin berat untuk melangkah. Maka, Rasulullah saw. mengingatkan kita agar benar-benar memanfaatkan masa muda dengan sebaik-baiknya. Tidak untuk foya-foya, tetapi untuk menggali potensi diri dan menambah ilmu sebanyak-banyaknya.

Kedua adalah kesehatan. Kesehatan sangatlah mahal harganya. Betapa banyak orang yang sekarang terbaring di rumah sakit tidak dapat mengerjakan apa-apa. Terlebih sakit yang sangat kecil harapan kesembuhannya. Maka, Rasulullah saw. mengingatkan kita agar senantiasa memanfaatkan waktu sehat kita untuk melakukan hal-hal yang positif dan inspiratif. Selain itu, sabda Rasulullah saw. tersebut juga mengingatkan kita agar selalu menjaga kesehatan. Tidak mengkonsumsi makanan dan minuman sembarangan.

Baca Juga :  Macam-macam Bentuk Rezeki

Ketiga adalah kekayaan. Diberikan kecukupan dan kekayaan oleh Allah swt. merupakan suatu kenikmatan yang patut disyukuri. Betapa banyak orang yang masih berada di bawah garis kemiskinan, serba tidak cukup dan kekurangan. Oleh karena itu, Rasulullah saw. mengingatkan kita ketika dalam kondisi cukup atau memiliki rezeki yang lebih, maka manfaatkanlah harta itu untuk kebaikan. Jangan sampai harta yang telah diamanahkan kepada kita itu digunakan untuk hal yang sia-sia.

Keempat adalah kelonggaran waktu. Tidak dipungkiri kesibukan sering menghampiri kita. Entah sibuk dalam urusan kerja atau kegiatan lainnya. Bahkan kesibukan tersebut dapat melupakan diri untuk tidak mengunjungi orang tua, guru, saudara, dan teman. Oleh karena itu, Rasulullah saw. mengingatkan kita agar memanfaatkan waktu sebaik-baiknya terutama ketika kita masih longgar dan luang. Maka, gunakanlah waktu longgarmu untuk hal-hal yang positif.

Kelima adalah kehidupan. Semua makhluk hidup akan mati dan tak ada yang abadi. Oleh karena itu, Rasulullah saw. pada nasihat terakhirnya mengingatkan agar kita benar-benar memanfaatkan masa hidup kita dengan sebaik-baiknya. Sebelum terlambat, sebelum ajal menjemput, maka hendaknya kita berintropeksi diri dengan bertanya, “Sudahkah hidup kita bermanfaat?”

Demikianlah nasihat Rasulullah saw. kepada umatnya agar memperhatikan lima hal sebelum datang lima hal lainnya. Masa muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, luang sebelum sempit, dan hidup sebelum mati. Wa Allahu A’lam bis Shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here