Pohon Pindah Ke Tanah Orang Lain Akibat Longsor, Bagaimana Hak Miliknya?

1
1284

BincangSyariah.Com – Ketika musim hujan, banyak terjadi banjir dan lonsor di beberapa daerah di Indonesia. Ketika terjadi longsor, banyak pepohonan yang pindah dari tanah satu ke tanah yang lain. Misalnya, pohon pindah dari tanah milik Ahmad ke tanah milik Zubaidi. Jika pohon pindah ke tanah orang lain akibat longsor, seperti contoh di atas, lantas pohon itu milik siapa?

Tanah lonsor termasuk musibah yang sering melanda beberapa daerah di Indonesia. Pada umumnya, ketika terjadi tanah lonsor banyak pepohonan milik warga yang pindah tempat. Tentu ini menimbulkan masalah lain karena sebagian warga kadang saling mengklaim terkait kepemilikan dari pohon yang sudah pindah tempat tersebut. (Halalkah Barang Hanyut Terbawa Banjir?)

Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa jika pohon pindah ke tanah milik orang lain akibat banjir, tanah longsor, angin dan lainnya, maka pohon tersebut tetap milik tanah pertama. Pemilik tanah pertama tetap berstatus sebagai pemilik pohon tersebut meskipun pohon tersebut sudah ke tanah orang lain.

Misalnya, pohon pindah dari tanah milik Ahmad ke tanah milik Zubaidi akibat longsor, maka pemilik pohon tersebut tetap adalah Ahmad sebagai pemilik pertama. Sementara Zubaidi tidak memiliki hak untuk mengklaim dan memiliki pohon yang pindah tersebut.

Oleh karena itu, jika pemilik pertama hendak mengambil pohon yang sudah pindah tersebut, maka hukumnya boleh karena dia tetap sebagai pemiliknya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Bayan fi Mazhabil Imam Al-Syafii berikut;

إذا كان لرجل حب حنطة أو شعير أو جوز أو لوز أو نوى أو شجر فحمله السيل أو الريح إلى أرض غيره فنبت فإنه يكون ملكا لصاحب الحب لأنه عين ماله

Baca Juga :  Hadis-Hadis tentang Larangan Merusak Pohon

Jika seseorang memiliki biji gandum, kelapa, atau pohon, lalu dibawa oleh banjir, atau angin ke tanah milik orang lain dan tumbuh, maka hal itu dimiliki oleh pemilik biji-bijian karena itu adalah hartanya.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here